metro tv
Pengamat: Pilpres 2024 'Panggung' Para Cawapres
3 May 2023 08:40
Figur kandidat cawapres disebut-sebut punya posisi tawar yang lebih untuk meraup suara publik. Pengamat politik, Adi Prayitno membenarkan hal tersebut. Bahkan Adi berani menyebut Pilpres 2024 nanti merupakan pertarungan para cawapres.
"Cawapres adalah kunci. Bahkan kalau boleh jujur, sebenarnya 2024 itu adalah Pilpresnya para cawapres," kata pengamat politik Adi Prayitno dalam program Metro Pagi Primetime, Metro TV, Rabu (3/5/2023).
Menurut Adi, sosok cawapres menjadi penting sebab bakal calon presiden yang ada saat ini belum mencapai eletabilitas 60%. Popularitas dan elektabilitas nama-nama yang selalu memuncaki survei Pilpres 2024, seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto, saat ini masih di bawah 30%.
Sosok cawapres yang tepat dapat mendongkrak elektabilitas para kandidat capres tersebut. Apalagi, kata Adi, nama-nama yang masuk ke dalam bursa kandidat cawapres memiliki bias popularity atau sering diperbincangkan orang.
Meski begitu, ada sejumlah 'kerumitan' politik yang dihadapi para kandidat cawapres populer tersebut. Ridwan Kamil misalnya, saat ini masih tersandera kepentingan politik Partai Golkar.
"Ridwan Kamil populer dan dia berada di puncak untuk posisi cawapres, tapi secara politik agak rumit karena persoalan Partai Golkar itu tadi," kata Adi.
Sementara itu, Erick Thohir dan Sandiaga Uno sama-sama populer dan diminati di kalangan milenial. Namun, keduanya sampai saat ini belum mendapat dukungan terbuka dari partai politik.
Sosok AHY, kata Adi, lebih menjual karena posisinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Meminang AHY berarti mendapat dukungan penuh dari Partai Demokrat.
"Pada akhirnya posisi cawapres bukan pada angka kuantitatif, tapi persoalan politis juga menjadi persoalan kunci," tegas Adi.