Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus (tengah) memasangkan Kartu Nusuk kepada seorang calon haji asal Sumut di Asrama Haji Medan, Sumatera Utara. ANTARA/HO-PPIH Embarkasi Medan
Calon Haji Diminta Tak Sembarang Unggah Kartu Nusuk di Medsos
Whisnu Mardiansyah • 5 May 2026 21:20
Medan: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengimbau 5.990 calon haji asal Sumatea Utara agar tidak mengunggah Kartu Nusuk di media sosial.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan di dalam Kartu Nusuk terdapat data lengkap calon haji yang berpotensi disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
"Di Kartu Nusuk itu ada identitas lengkap, layanan transportasi, pemondokan, konsumsi, hingga barcode. Jangan difoto lalu disebarluaskan," ujar Zulkifli setelah melepas jemaah calon haji (JCH) Kloter 12 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, seperti dilansir Antara, Selasa, 5 Mei 2026.
Zulkifli yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatra Utara menegaskan bahwa Kartu Nusuk merupakan dokumen vital bagi calon haji Indonesia. Oleh karena itu,Kartu Nusuk wajib dijaga oleh setiap jemaah Indonesia, khususnya calon haji asal Sumatra Utara, selama berada di Tanah Suci.
"Kalau tidak ada Kartu Nusuk, jamaah tidak akan diizinkan ke Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf dan sai," katanya.
Bahkan saat wukuf di Arafah, Kartu Nusuk ini juga menjadi syarat utama. "Kalau tak bisa masuk Arafah, maka hajinya tidak sah," tegas Zulkifli.
Zulkifli juga mengatakan keberangkatan ibadah haji merupakan panggilan suci yang patut disyukuri. Untuk itu, kesiapan fisik dan mental harus dijaga agar seluruh proses ibadah berjalan lancar pada musim haji tahun ini.
"Kami juga mengingatkan jamaah agar menjaga kebersamaan dan saling membantu selama di Tanah Suci tanpa membedakan asal daerah," ujarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Medan Zulkifli Sitorus ketika berdialog dengan calon haji lanjut usia Kloter 8 Embarkasi Medan di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Sumatera Utara, Rabu, 29 April 2026. ANTARA/HO-PPIH Embarkasi Medan
Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan bahwa sebanyak 5.990 calon haji, di antaranya 68 petugas haji asal Sumatra Utara, diberangkatkan ke Tanah Suci pada periode 22 April hingga 11 Mei 2026. Hingga pemberangkatan Kloter 12 Embarkasi Medan hari ini, tercatat sebanyak 4.305 calon haji beserta 48 petugas haji atau 71,87 persen telah tiba di Tanah Suci.
"Kemabruran haji bukan hanya diukur dari banyaknya ibadah ritual, tetapi bagaimana jamaah menghadirkan kesalehan sosial, saling peduli, dan memberi manfaat kepada sesama," tutur Zulkifli.