Petugas dari BidangPeternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Temanggung,memeriksa hewan di tingkat peternak. ANTARA/Heru Suyitno
Jelang Iduladha, Temanggung Perketat Pengawasan Ternak dari Luar Daerah
Lukman Diah Sari • 14 May 2026 10:59
Temanggung: Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) memperketat pengawasan lalu lintas ternak yang masuk dari luar daerah untuk mencegah penularan penyakit. Pengawasan dilakukan tidak hanya di pasar hewan, tetapi juga menyasar peternakan milik warga.
"Pemeriksaan ini dilakukan secara intensif sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penularan sejumlah penyakit hewan, seperti Lumpy Skin Disease (LSD) dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), parasit darah, hingga cacingan," kata Kepala Bidang Peternakan DKPPP Temanggung Wisnu Widoyoko di Temanggung, Kamis, 14 Mei 2026, melansir Antara.
"Kami tegaskan jika membeli hewan dari luar daerah, sebelum dijadikan satu kandang dengan ternak yang sudah ada, agar dikarantina terlebih dahulu, disendirikan, sehingga nanti dapat diketahui apakah membawa penyakit atau tidak, seperti itu," jelas dia.
.jpg)
Hewan kurban ilustrasi. Dok Medcom.id
Ia mengatakan kebanyakan kejadian atau penyakit yang ditemukan di Temanggung ini, sebagian besar ternak bukan ternak asli Temanggung. Pihaknya berharap upaya pengawasan tersebut dapat memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan layak, untuk dikurbankan saat iduladha.
"Itu biasanya dari pedagang dan peternak yang membeli hewan baru, kemudian langsung dicampur dengan ternak yang sudah ada di kandang, di situ bisa menulari ternak yang sudah ada," jelas dia.