Kawasan Pantai Loang Baloq, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/Nirkomala.
Pengawasan Wisata Pantai di Mataram Dioptimalkan Selama Libur Sekolah
Silvana Febiari • 26 June 2026 17:33
Mataram: Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mengoptimalkan pengawasan di objek wisata pantai selama libur sekolah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan laut sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berlibur di pantai.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram untuk mengoptimalkan pengawasan.
"Kami mengajak BPBD untuk membangun posko pantau di pantai selama libur sekolah. Alhamdulillah, BPBD langsung respons dan siap," kata Cahya, dilansir dari Antara, Jumat, 26 Juni 2026.
Cahya yang baru kembali melakukan koordinasi dengan BPBD di Gedung Pusdalops BPBD Kota Mataram mengatakan bahwa pengawasan sepanjang 9 kilometer Pantai Kota Mataram selama musim libur sekolah akan diperketat. Kegiatan tersebut akan diawali dengan apel siaga yang melibatkan Dinas Pariwisata, BPBD Kota Mataram, serta camat dan lurah di wilayah pesisir pantai pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Untuk posko, katanya, sementara akan dibangun satu titik yakni di Pantai Loang Baloq yang selama ini menjadi kawasan pantai favorit masyarakat untuk bersantai dan mandi di pantai. Sementara untuk titik-titik objek wisata lainnya seperti Pantai Gading, Tanjung Karang, Pantai Ampenan, hingga ke Pantai Pure Segare, pengawasan akan dilakukan secara mobile.
Personel akan keliling ke titik-titik objek wisata pantai menggunakan kendaraan, dan tetap berkoordinasi dengan camat lurah daerah pesisir. "Pemantauan kami fokus dan optimalkan pada akhir pekan (weekend), terutama mengawasi anak-anak yang berenang di pantai," ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra (kiri baju putih lengan panjang) bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram Budi Wartono (baju putih kanan), dan jajaran berkoordinasi untuk pengawasan objek wisata selama libur sekolah, di Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat, 26 Juni 2026. ANTARA/HO-Dispar Mataram.
Cahya memprediksi tingkat kunjungan warga ke objek wisata pantai akan meningkat signifikan selama libur sekolah, terutama pada akhir pekan. Jika akhir pekan di luar musim libur sekolah kunjungan mencapai sekitar 1.000 orang, tapi saat libur sekolah kunjungan diprediksi bisa mencapai di atas 2.000 orang.
"Karena yang berkunjung bukan hanya warga Kota Mataram, tapi juga banyak dari luar kota," ucapnya.
Terkait hal tersebut, dengan keterbatasan personel yang dimiliki Dispar dan BPBD, pihaknya juga mengimbau partisipasi orang tua untuk menjaga anak-anak mereka saat bermain atau mandi di pantai.
Pengawasan aktif orang tua di pantai, tambahnya, sangat krusial untuk mencegah kecelakaan seperti tenggelam. Sebab, lingkungan perairan memiliki risiko tinggi dan anak-anak harus selalu berada dalam jangkauan pandangan orang tua tanpa gangguan.