Simak 3 Modus Penipuan E-Commerce yang Perlu Diwaspadai Pengguna

Ilustrasi penipuan e-commerce. Foto: dok Shopee.

Simak 3 Modus Penipuan E-Commerce yang Perlu Diwaspadai Pengguna

Husen Miftahudin • 25 September 2026 11:16

Jakarta: Penipuan yang mengatasnamakan perusahaan resmi masih menjadi salah satu modus yang perlu diwaspadai masyarakat. Pelaku dapat menyamar sebagai perwakilan perusahaan yang dikenal, termasuk e-commerce dan jasa pengiriman.

Dengan mengaku sebagai pihak resmi, pelaku berupaya membangun kepercayaan korban sebelum meminta korban mengikuti instruksi tertentu. Modus tersebut dapat berujung pada pencurian data pribadi hingga kerugian finansial.

Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), sebanyak 668.441 laporan kasus penipuan dari masyarakat telah diterima hingga 31 Agustus 2026. Data tersebut dihimpun sejak IASC mulai beroperasi pada 22 November 2024.

Mengutip keterangan tertulis Shopee, Jumat, 25 September 2026, berikut sejumlah modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan serta tanda-tanda yang perlu diperhatikan pengguna agar tidak mudah menjadi korban.
 

Modus akun dinonaktifkan


Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah pesan yang menyebut akun Shopee pengguna akan dinonaktifkan. Pelaku biasanya menghubungi pengguna melalui chat atau telepon dan mengaku sebagai Customer Service Shopee.

Mereka kemudian menyampaikan adanya masalah atau aktivitas mencurigakan pada akun dan meminta korban melakukan tindakan tertentu agar akun tidak dinonaktifkan.

Modus tersebut biasanya dibuat seolah-olah mendesak untuk memicu kepanikan korban. Kondisi ini dapat membuat pengguna mengikuti instruksi tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Jika menerima pesan semacam itu, pengguna disarankan tidak panik dan tidak langsung mengikuti instruksi, termasuk mengeklik tautan yang diberikan.

Pengguna dapat memeriksa kondisi akun secara langsung melalui aplikasi resmi Shopee. Password, PIN, dan kode OTP juga tidak boleh diberikan kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai Customer Service Shopee. Jika masih ragu, pengguna dapat melakukan verifikasi melalui kanal resmi Shopee sebelum mengambil tindakan.
   

Modus paket tertukar


Modus lainnya adalah pemberitahuan mengenai paket yang disebut tertukar atau mengalami masalah dalam proses pengiriman. Pelaku dapat mengaku sebagai kurir atau pihak jasa pengiriman.

Mereka kemudian menyampaikan adanya kesalahan pada paket dan mengarahkan korban mengikuti instruksi tertentu, seperti mengeklik tautan atau melakukan tindakan untuk menyelesaikan masalah pengiriman.

Pengguna disarankan tidak langsung mempercayai informasi dari pihak yang menghubungi. Status pesanan dan informasi pengiriman dapat diperiksa langsung melalui aplikasi Shopee.

Pengguna juga perlu menghindari tautan dari nomor tidak dikenal serta tidak memberikan detail atau tangkapan layar pesanan. Menurut Shopee, kurir atau jasa pengiriman dapat memeriksa detail pesanan melalui aplikasi yang mereka gunakan.
 

Modus mengarahkan transaksi di luar Shopee


Modus lainnya dilakukan dengan mengarahkan pengguna melakukan transaksi atau pembayaran di luar aplikasi Shopee.

Pelaku dapat meminta pengguna melakukan transfer secara terpisah dengan alasan menawarkan harga yang lebih murah dibandingkan harga di aplikasi.

Pengguna sebaiknya tidak melakukan pembayaran di luar aplikasi Shopee. Transaksi yang dilakukan di luar platform tidak tercatat dalam sistem Shopee sehingga pengguna tidak dapat memperoleh pengembalian dana melalui mekanisme pesanan di aplikasi.

Pengguna disarankan selalu melakukan pembayaran menggunakan metode pembayaran dan memilih jasa pengiriman yang tersedia di aplikasi Shopee.

Waspada Tindakan Scam Online, Simak Ciri serta Cara Terhindar Penipuan

(Ilustrasi penipuan e-commerce. Foto: Media Center Provinsi Maluku)

 

Terapkan 3C untuk menghindari penipuan


Shopee juga mengajak pengguna menerapkan prinsip 3C untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
 

1. Cek pengirimnya

Informasi resmi dari Shopee disampaikan melalui aplikasi, akun WhatsApp Shopee yang memiliki tanda centang biru, media sosial resmi Shopee yang telah terverifikasi, serta nomor Customer Service Shopee 1500702.
 

2. Cek fakta

Pengguna dapat memverifikasi informasi yang mengatasnamakan Shopee melalui fitur "Cek Fakta" pada aplikasi Shopee. Fitur tersebut dapat diakses melalui menu Saya > Customer Service.
 

3. Cari tahu modusnya

Modus penipuan dapat terus berkembang. Pengguna dapat mengikuti akun @shopeecare_id di Instagram, mengakses laman Shopee XTRA Aman, serta membaca Buku AMAN Shopee untuk memperoleh informasi mengenai modus penipuan dan cara menghindarinya.

Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital, pengguna perlu lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan. Masyarakat juga disarankan tidak mudah panik atau tergiur informasi dari pihak yang tidak dikenal serta selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi Shopee.

(Husen Miftahudin)