Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah ke Atas, Apakah Kamu Termasuk?

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah ke Atas, Apakah Kamu Termasuk?

Eko Nordiansyah • 23 December 2025 14:55

Jakarta: Golongan kelas menengah ke atas dapat diartikan sebagai seseorang yang mampu memenuhi semua kebutuhannya dengan layak dan lebih berkecukupan.

Melansir Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kelas menengah dan akan menuju kelas menengah di Indonesia pada 2024 ada sekitar 66,35 persen dari total penduduk di Indonesia. Dengan artian ini hampir setengah penduduk Indonesia memiliki taraf hidup yang layak, sementara untuk kelas menengah ke atas lebih rendah dari angka tersebut.

Perlu diketahui, tingkat pengkategorian golongan kesejahteraan dibagi menjadi lima di Indonesia yakni; miskin, rentan miskin, menuju kelas menengah, kelas menengah, dan kelas atas.

Untuk kategori kelas menengah ke atas memiliki kecenderungan kekayaan yang hampir bersih dan lebih tinggi daripada golongan yang ada di bawahnya. Dalam hal ini, para orang kaya dengan rumah besar dengan bergelimang harta tentu masuk dalam kategori tersebut.

Definisi kelas menengah atas

Pakar perencana keuangan bersertifikat asal Amerika Serikat, Jeff Rose, mendefinisikan secara sederhana mengenai arti dari kelas menengah atas itu seperti apa.

“Kelas menengah dapat didefinisikan sebagai siapapun yang mampu memenuhi standar hidup layak termasuk rumah, berlibur dan sebagainya termasuk perencanaan masa depan. Sementara untuk kelas menengah atas sering kali dapat diartikan hidup di atas satu tingkat dari kelas menengah yang memiliki nilai lebih tinggi dan nyaman” ungkapnya melansir Yahoo Finance, Selasa, 23 Desember 2025.

Dapat diartikan secara sederhana, golongan kelas menengah ke atas memiliki kecenderungan pendapatan yang stabil dan tabungan yang layak melebihi kelas menengah.
 



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Ciri-ciri orang kelas menengah ke atas

1. Sebagian kekayaan bersih berasal dari rumah

Ciri utama dari orang yang memiliki taraf hidup menengah ke atas yakni memiliki kekayaan bersih yang terikat berasal dari rumah. Dalam artian, semua aset dan properti yang berada di rumah hampir 80 persen merupakan aset pribadi, bukan hasil menyewa atau meminjam dan tidak sedang menunggak cicilan.

2. Tidak bergantung pada sewaan

Hal berikutnya yakni Anda tidak sedang menggunakan atau membeli properti dengan cara sewa atau kontrak. Biasanya orang yang belum cukup secara finansial akan cenderung untuk menyewa/kontrak rumah yang dalam artian ini Anda belum dapat dikategorikan sebagai menengah ke atas.

3. Memiliki dana darurat

Selanjutnya, ciri orang kelas menengah ke atas berikutnya ialah dirinya mampu untuk membagi finansial secara bijak dengan memiliki dana darurat sebagai pegangan bila terjadi salah satu hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, biaya pendidikan, dan darurat lainnya yang diluar kendali.

4. Memiliki strategi investasi jelas

Setiap orang tentu yang telah memiliki pekerjaan akan mendapatkan gaji yang dimilikinya. Yang biasanya orang tersebut akan menggunakan untuk keperluan yang tidak mendesak, orang kelas menengah ke atas melakukan hal sebaliknya. Mereka akan menginvestasikan uang tersebut untuk dikembangkan untuk menghadapi gejolak ekonomi kedepannya.

5. Tidak terlibat dengan utang

Faktor lainnya yang mempertimbangkan lainnya untuk masuk kelas atas ialah mereka yang tidak memiliki utang atau tunggakan dengan orang lain. Ini menjadi salah satu faktor kunci lainnya untuk menentukan arah bahwa Anda sudah masuk kategori kelas atas.

6. Mampu membiayai pendidikan anak di masa depan

Jika Anda mampu membiayai pendidikan anak-anak hingga perguruan tinggi dengan baik, maka dari itu, selamat Anda masuk kategori orang kelas atas. Lantaran setiap orang telah mempersiapkan keuangan untuk pendidikan anaknya hingga besar nantinya dan telah merencanakan risiko kemungkinan biaya pendidikan yang terus meningkat setiap tahunnya. (Shandayu Ardyan Nitona Putrahia Zebua)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)