Presiden Prabowo Sebut Fundamental Ekonomi RI Terjaga, Ini Buktinya

Presiden Prabowo Subianto paparkan Nota Keuangan RAPBN 2027. Foto: TV Parlemen

Presiden Prabowo Sebut Fundamental Ekonomi RI Terjaga, Ini Buktinya

Eko Nordiansyah • 14 August 2026 15:48

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan, fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga meski saat ini dunia diliputi ketidakpastian. Ia menyebut, seluruh dunia memasuki 2026 dengan kondisi yang tidak mudah.

Pada 2026, Prabowo menyebut, harga energi di seluruh dunia meningkat karena perang. Tak hanya itu, suku bunga global tinggi dan bisa naik, nilai tukar berbagai negara tertekan, serta ketegangan geopolitik yang menganggu perdagangan dunia.

"Namun di tengah tekanan dan ketidakpastian global tersebut kita bersyukur perekonomian kita tetap berdiri tegak. Ekonomi kita pada semester I tahun ini tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir," kata Prabowo dalam Pidato Presiden dalam Rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia mengungkapkan, inflasi masih tetap terkendali dengan permintaan domestik yang tetap kuat. Di sisi lain, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga bekerja optimal dalam menopang kinerja perekonomian Indonesia.

Pendapatan dan belanja negara tumbuh positif

Hingga akhir Juli 2026, Prabowo merinci pendapatan negara tumbuh tinggi 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat bersamaan, pemerintah merealisasikan belanja negara tumbuh kuat mencapai 18,2 persen.

"Belanja kita arahkan untuk menjaga daya beli rakyat, memperkuat pelayanan publik, dan menggerakan ekonomi," ungkap Prabowo.

Meskipun belanja negara tumbuh tinggi, pemerintah berhasil menjaga APBN tetap terjaga hanya 0,91 persen terhadap produk domestic bruto (PDB). Presiden menilai, ini adalah bukti bahwa keberpihakan kepada rakyat dapat berjalan bersama dengan disiplin fiskal yang terjaga.

"Kita tidak memilih antara perutmbuhan dan kehati-hatian, kita memilih kedua-duanya. Kita tidak memilih antara membantu rakyat dan menjaga APBN, kita melakukan kedua-duanya," pungkas Prabowo.

(Eko Nordiansyah)