Supertanker Iran Lolos Blokade AS, Terpantau Berlayar di Perairan Indonesia

Kapal supertanker Iran dikabarkan berhasil lolos dari blokade maritim AS. (Anadolu Agency)

Supertanker Iran Lolos Blokade AS, Terpantau Berlayar di Perairan Indonesia

Willy Haryono • 3 May 2026 15:26

Teheran: Sebuah supertanker Iran yang membawa hampir 1,9 juta barel minyak mentah senilai sekitar USD220 juta dilaporkan berhasil menghindari upaya blokade Amerika Serikat dan saat ini berlayar di perairan Indonesia.

Menurut laporan TankerTrackers pada Minggu, 3 Mei 2026, kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) milik National Iranian Tanker Company (NITC) tersebut teridentifikasi dengan nama HUGE (9357183).

Dikutip dari media Anadolu, kapal itu sebelumnya terpantau di lepas pantai Sri Lanka lebih dari sepekan lalu dan kini dilaporkan bergerak melalui Selat Lombok menuju Kepulauan Riau.

Tanker tersebut diketahui tidak lagi mengaktifkan sistem Automatic Identification System (AIS) sejak 20 Maret, ketika meninggalkan Selat Malaka dalam perjalanan menuju Iran.

Penghentian sinyal AIS kerap digunakan kapal-kapal tertentu untuk mengurangi pelacakan selama operasi maritim sensitif.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari AS maupun Iran terkait laporan supertanker HUGE yang lolos dari blokade.

Sebelumnya, Iran telah menyerahkan proposal perdamaian 14 poin kepada mediator Pakistan, dengan tujuan mengakhiri konflik dengan AS dan Israel.

Salah satu poin dalam proposal itu adalah mekanisme baru seputar pelayaran di Selat Hormuz.

Baca juga:  Wacana Tarif Selat Malaka Picu Polemik, Menkeu Purbaya Klarifikasi

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)