Ilustrasi kekeringan. Foto MGN
Hadapi El Nino, Pemda Diminta Libatkan Sektor Swasta Tangani Kekeringan
Achmad Zulfikar Fazli • 4 May 2026 14:11
Blitar: Pemerintah daerah (pemda) diminta segera meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan dan cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino pada musim kemarau 2026. Potensi kekeringan merupakan siklus yang terus berulang terjadi di Blitar dan berbagai daerah lain.
“Jadi ancaman kekeringan ini sudah seperti siklus yang terjadi tidak hanya di Kabupaten Blitar, juga di kabupaten-kabupaten lain,” ujar anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem, Nurhadi, usai menghadiri puncak HUT ke-120 Kota Blitar, dikutip pada Senin, 4 Mei 2026.
Dia menekankan pentingnya langkah mitigasi dini dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan satuan kerja terkait.
Nurhadi juga meminta pemda segera mengoptimalkan sumber-sumber air yang ada. Jika ketersediaan air menipis, distribusi bantuan air bersih harus segera dilakukan.
Selain itu, dia menyatakan kesiapan untuk membantu melalui jaringan relawan yang dimilikinya. Terutama, bagi wilayah yang belum terjangkau bantuan pemerintah.
“Saya punya banyak relawan yang kita akan menunggu informasi dari warga, yang tidak terjangkau dan terlewatkan oleh pemerintah kita bantu untuk kita datangi bersama-sama dengan para relawan lain, bersatu bahu membahu bagaimana ancaman kekeringan ini tidak menjadi sesuatu yang menakutkan bagi warga,” tegas dia.

Ilustrasi terik panas matahari. Dok. Freepik
Baca Juga:
Jember Siaga Darurat Kekeringan Hadapi Puncak Musim Kemarau |
Legislator NasDem dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI itu juga mendorong keterlibatan sektor swasta dalam upaya penanganan kekeringan. Menurut dia, perusahaan yang beroperasi di daerah memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi.
“Jadi pemerintah lebih aktif lagi melibatkan perusahaan swasta, melibatkan masyarakat, bahkan melibatkan pengusaha-pengusaha lokal untuk lebih peduli demi kebersamaan warga Blitar untuk pencegahan,” tegas dia.
Dia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dapat meminimalkan dampak kekeringan, serta menjaga ketahanan masyarakat selama musim kemarau.