Penanganan kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang/UPT Tahura Raden Soerjo.
Kebakaran Arjuno-Welirang Hanguskan 334 Hektare Lahan
Daviq Umar Al Faruq • 27 August 2026 20:44
Malang: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur, dilaporkan telah menghanguskan lahan seluas total 334,94 hektare.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, memaparkan bahwa kobaran api tersebar di dua wilayah, dengan rincian luasan terdampak di Kabupaten Pasuruan 274 hektare dan Kota Batu 60 hektare.
"Totalnya 334,94 hektare. Sebanyak 274 hektare masuk wilayah Pasuruan dan 60 hektare berada di kawasan Kota Batu," kata Agustiningtyas di Malang, Kamis, 27 Agustus 2026.
Baca Juga :
"Saat ini api terpantau masih ada di kawasan Lali Jiwo dan mulai masuk Banyu Kuning, bergerak dari atas bukit menuju ke bawah," ujar Agustiningtyas.
Proses pemadaman di kawasan Tahura Raden Soerjo saat ini sepenuhnya mengandalkan personel darat. Sebelumnya, operasi pemadaman sempat dibantu dari udara dengan helikopter water bombing (pengeboman air) yang melakukan penyiraman dua kali pada Kamis pagi.

Penanganan kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang/UPT Tahura Raden Soerjo.
Namun, operasi water bombing terpaksa dihentikan sementara akibat kendala cuaca ekstrem di lokasi. Helikopter pemadam tersebut kemudian dialihkan untuk membantu penanganan karhutla di Blok Ranu Kembang, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Absennya armada udara membuat pemadaman di Arjuno-Welirang dimaksimalkan lewat jalur darat. Petugas Tahura bersama puluhan relawan terus dikerahkan menuju titik api guna memadamkan kebakaran secara manual menggunakan gebyok (alat pemukul api dari ranting pohon).
"Helikopter bergeser ke kawasan TNBTS. Saat ini kami melakukan pemadaman melalui personel darat secara manual dengan menggunakan gebyok," pungkas Agustiningtyas.