Korban Bencana di Taput Bertambah 8, Total 23 Meninggal

Operasi pencarian banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Korban Bencana di Taput Bertambah 8, Total 23 Meninggal

Lukman Diah Sari • 29 November 2025 20:31

Medan: Tim SAR gabungan kembali menemukan delapan korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatra Utara. Penemuan korban terbaru itu disampaikan langsung oleh Kepala Kepolisian Resor Taput AKBP Ernis Sitinjak pada Sabtu, 29 November 2025. 

“Hari ini, tim evakuasi kembali menemukan delapan jasad,” ujar Ernis Sitinjak, melansir Antara.


Operasi pencarian banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dari delapan korban tersebut, enam di antaranya merupakan warga Rantau Prapat, sedangkan dua lainnya adalah warga Kecamatan Adiankoting.

Dengan tambahan temuan tersebut, total korban meninggal akibat bencana di wilayah Taput bertambah menjadi 23 orang. Sementara itu, jumlah warga yang sebelumnya dilaporkan hilang kini berkurang dari 36 menjadi 28 orang.

]Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatra Utara sebelumnya merilis data hingga Kamis, 27 November 2025, mencatat 47 orang meninggal dunia di 13 kabupaten/kota akibat banjir, banjir bandang, dan longsor yang terjadi beruntun sejak pertengahan November 2025. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif di sejumlah titik terdampak, termasuk Taput, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)