Pemerintah Bakal Tetapkan Beras Satu Harga SPHP, Berapa Harganya?

Beras SPHP. Foto: Metrotvnews.com/Hendrik Simorangkir.

Pemerintah Bakal Tetapkan Beras Satu Harga SPHP, Berapa Harganya?

Husen Miftahudin • 14 January 2026 11:31

Jakarta: Pemerintah berencana akan menerapkan sistem beras satu harga di seluruh Indonesia kepada masyarakat. Hal tersebut didukung dengan penguatan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang sedang berlangsung.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal menjelaskan gagasan besar ini telah disetujui oleh pemerintah secara prinsip dan akan menjadi terobosan besar dalam pangan nasional.

"Nah, kami sudah menghitung untuk merencanakan beras satu harga di seluruh Indonesia. Yang jelas beras SPHP ini bukan beras premium ya," ungkap Rizal melansir laman resmi Badan Pangan Nasional (BPN), Rabu, 14 Januari 2026.
 

Baca juga: Tekan Disparitas, Pemerintah Bakal Terapkan Beras Satu Harga
 

Rincian harga dan jadwal penerapan


Rizal juga menambahkan, nantinya beras SPHP tersebut akan didistribusikan ke seluruh Indonesia dengan harga Rp11.000 dengan harga eceran tertinggi yaitu Rp12.500.

Adapun, sebagaimana kabar yang sudah beredar sebelumnya, rencana program SPHP beras ini akan mulai bergulir pada 2026 dan diperkirakan akan dilaksanakan mulai Februari mendatang.

Nantinya, penyaluran SPHP beras pada tahun ini akan ditargetkan sebesar 1,5 juta ton yang telah disetujui berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan per 29 Desember 2025 lalu.


(Beras SPHP. Foto: dok Istimewa)
 

Jamin ketersedian beras dengan harga terjangkau


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendukung realisasi program beras SPHP satu harga tersebut dan dirinya memastikan pemerintah akan selalu hadir untuk seluruh lapisan masyarakat untuk menjamin ketersedian beras dengan harga yang terjangkau.

"Kita ingin harga beras itu sama dengan yang lain. Satu harga seperti bensin. Apakah di Pulau Jawa, luar Jawa, harganya sama, sehingga perlu ada (biaya) transportasi yang ditanggung oleh pemerintah," ungkap Zulhas.

Rencana penerapan beras satu harga ini merupakan langkah deklarasi dari pemerintah pusat atas keberhasilan dalam melakukan swasembada pangan pada 2025 sekaligus sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam memastikan ketercukupan pangan masyarakat. (Shandayu Ardyan Nitona Putrahia Zebua)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)