Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 50 Penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma Dibatalkan

Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Foto- Antara/Indrianto Eko Suwarso

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 50 Penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma Dibatalkan

Achmad Zulfikar Fazli • 6 September 2026 18:02

Jakarta: Peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik berdampak pada operasional penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sebanyak 50 jadwal penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dibatalkan pada Minggu, 6 September 2026.

General Manager Operasional Halim Perdanakusuma Kolonel Pnb Ali Sudibyo menjelaskan ada 26 jadwal penerbangan keberangkatan atau departure dengan 1.971 penumpang dibatalkan. Bandara Halim Perdanakusuma juga membatalkan jadwal kedatangan atau arrive 24 penerbangan dengan total 2.408 penumpang.

“Total 50 flights (penerbangan) dengan 4.379 pax (yang dibatalkan),” ujar Ali Sudibyo dalam keterangannya, Minggu, 6 September 2026.

Ilustrasi penerbangan. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol Munir.

Selain itu, terdapat empat penerbangan dari maskapai Batik Air yang mengalami keterlambatan (delay) akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Penerbangan tersebut terdiri atas dua jadwal keberangkatan menuju Palembang dengan nomor penerbangan ID7055 dan Surabaya dengan nomor penerbangan ID7521.

Penundaan juga terjadi untuk jadwal kedatangan dari Surabaya dengan nomor penerbangan ID7502 dan Denpasar dengan nomor penerbangan ID7310. “Batik masih status delay, belum masuk cancel (batal),” ujar Ali Sudibyo.

(Achmad Zulfikar Fazli)