Erupsi Anak Krakatau, BNPB Kirim Tim Taktis hingga Sebar Masker

Kepala BNPB Letjen Suharyanto. (tangkapan layar/YouTube BNPB)

Erupsi Anak Krakatau, BNPB Kirim Tim Taktis hingga Sebar Masker

Lukman Diah Sari • 6 September 2026 11:57

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bergerak cepat merespons dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dengan menerjunkan tim taktis (advance) ke lokasi bencana. Selain pengiriman personel, BNPB juga memperkuat proteksi keselamatan warga dengan mendistribusikan kebutuhan logistik dasar serta masker pelindung.

"BNPB sudah mulai mendistribusikan kebutuhan-kebutuhan logistik untuk masyarakat, seperti kebutuhan dasar dan juga masker," ujar Kepala BNPB, Suharyanto, dalam siaran pers BNPB, Minggu, 6 September 2026.

Langkah proteksi ini dibarengi dengan koordinasi intensif bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan kementerian/lembaga terkait lainnya guna memastikan kesehatan dan keselamatan warga tetap terjamin di tengah ancaman abu vulkanik. Untuk merespons situasi secara langsung, BNPB telah memberangkatkan 10 personel tim taktis pendahulu ke daerah terdampak di Banten dan Lampung.

"Mereka akan memantau secara langsung situasi di lapangan terkait erupsi Gunung Anak Krakatau maupun dampaknya kepada masyarakat. Kami juga sudah melaksanakan pengecekan," jelas Suharyanto.

Pengecekan di lapangan tersebut meliputi kesiapan alat dan perangkat, serta ketersediaan logistik dan permakanan di gudang-gudang milik pemerintah kabupaten maupun provinsi setempat.

"Jangan sampai nanti gudangnya kosong. Apabila memang diperlukan bantuan dari pemerintah pusat, kami akan segera dorong (salurkan)," tegasnya.

(BNPB) 

Selanjutnya, Suharyanto menyatakan pendataan dampak fisik masih terus dilakukan oleh tim di lapangan. Ia membenarkan bahwa sebaran abu vulkanik ini cukup luas, menutupi wilayah Provinsi Banten, Lampung, hingga meluas ke DKI Jakarta.

Lebih lanjut, ia menginformasikan bahwa sejauh ini belum ada pemerintah daerah di Banten maupun Lampung yang menetapkan status darurat bencana. Meski demikian, kehadiran tim dan bantuan BNPB merupakan langkah antisipasi yang terukur.

"Mudah-mudahan erupsi Gunung Anak Krakatau ini tidak berlanjut. Namun, kami dari pemerintah pusat lewat BNPB siap untuk terus membantu apabila masyarakat memang betul-betul membutuhkan," jelas Suharyanto.

(Lukman Diah Sari)