Pemkab Cianjur Targetkan Jalur Puncak II Beroperasi di 2027

Jalur Puncak dua yang membetang di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditargetkan dapat dilalui kendaraan termasuk pemudik di tahun 2027.ANTARA/Ahmad Fikri.

Pemkab Cianjur Targetkan Jalur Puncak II Beroperasi di 2027

Whisnu Mardiansyah • 12 March 2026 23:53

Cianjur: Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan tahun 2027 jalur alternatif Puncak II dapat dilalui kendaraan termasuk pemudik guna menghindari kemacetan di kawasan Puncak. Target tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang siap membantu pembangunan.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan keberadaan jalur alternatif Puncak II selama ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pendatang untuk cepat sampai ke Cianjur tanpa harus terjebak macet di jalur Puncak. Ketika pembangunan jalur Puncak II selesai sesuai rencana, jalur ini dapat menjadi akses baru yang lebih efektif untuk berbagai kalangan, seperti wisatawan yang menuju destinasi wisata di Puncak-Cianjur, serta memudahkan pelaku usaha dalam mendistribusikan pesanan.

"Sesuai janji Gubernur Jabar jalur Puncak II segera dibangun dengan harapan dapat tuntas di akhir tahun ini atau di tahun depan, sehingga saat terjadi lonjakan arus di jalur Puncak, maka Puncak II menjadi solusi," katanya di Cianjur seperti dilansir Antara, Kamis, 12 Maret 2026.

Bupati menilai keberadaan jalur Puncak II diproyeksikan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah utara Cianjur.
 


Berbagai kalangan, terutama pelaku usaha di kawasan Puncak-Cipanas, berharap pembangunan jalur Puncak II dapat segera terwujud. Hal ini akan memudahkan mereka dalam mendistribusikan pesanan seperti sayur mayur, bunga hias, dan hasil bumi lainnya ke pasar di Jabodetabek.

"Kehadiran Puncak II ditunggu semua kalangan, terlebih pelaku usaha di wilayah utara Cianjur mulai dari perhotelan, rumah makan, dan restoran, termasuk petani dan suplier sayur mayur serta bunga hias yang kerap mengirim pesanan ke Jabodetabek," katanya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menyatakan pembangunan jalur Puncak II tengah diupayakan dan dapat segera tuntas sehingga tahun depan sudah dapat dilalui masyarakat, termasuk wisatawan dan sebagai jalur alternatif bagi pemudik.


Ilustrasi jalur puncak. Medcom

Ia menjelaskan setelah pembangunan jalur Puncak II rampung di akhir tahun atau paling lambat tahun 2027, diharapkan arus kendaraan menuju kawasan Puncak-Cianjur lebih lancar sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama sektor pariwisata.

"Setelah pekerjaan selesai, jalur Puncak II dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan menjadi alternatif baru untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Puncak yang kerap terjadi macet. Target kami jalur Puncak II dapat dimanfaatkan tahun depan," kata Gubernur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)