Hasil Sidang Isbat Kerap Lama Diumumkan, Begini Penjelasan Kemenag

Pemantauan hilal di Aceh. Foto: Istimewa.

Hasil Sidang Isbat Kerap Lama Diumumkan, Begini Penjelasan Kemenag

Arga Sumantri • 19 March 2026 15:48

Jakarta: Memasuki akhir Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, masyarakat sangat menantikan kepastian tanggal Hari Raya Idulfitri. Pengumuman hasil sidang isbat jadi yang paling dinantikan.

Belakangan, suara-suara yang meminta pengumuman hasil sidang isbat dipercepat menyeruak. Ini lantaran sebagian masyarakat menilai pengumuman sidang isbat terlalu lama dan membuat ketidakpastian.

Dasar melihat hilal dalam Islam

Kementerian Agama (Kemenag) menjelaskan penentuan awal bulan Hijriah, termasuk Ramadan dan Syawal, memang diajarkan Nabi Muhammad SAW dengan cara melihat hilal, hadis rujukannya; 

"Berpuasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya. Bila penglihatan kalian tertutup mendung maka sempurnakanlah bilangan (bulan Syakban) menjadi 30 hari," HR Bukhari dan Muslim.

"Di Indonesia, metode ini dipadukan dengan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (observasi langsung) supaya hasilnya makin akurat," demikian keterangan resmi yang diunggah di akun Instagram @kemenag_ri, dikutip Kamis, 19 Maret 2026.

Apa itu hilal?

Kemenag menjelaskan hilal adalah bulan sabit pertama yang sangat tipis dan muncul setelah fase bulan baru (ijtimak). Bentuknya seperti lengkungan cahaya yang sangat tipis di langit barat setelah matahari terbenam.

Lantaran tipis dan cahayanya lemah, kadang hilal sulit dilihat dengan mata telanjang dan perlu bantuan teleskop.

Hilal biasanya muncul sesaat setelah matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Hijriah. Waktunya juga tidak lama, hanya beberapa menit sebelum bulan ikut terbenam. Jadi momen pengamatannya sangat singkat.

Syarat hilal bisa terlihat

Ada beberapa faktor yang menentukan apakah hilal bisa terlihat atau tidak. Antara lain:
  1. Posisi hilal di atas ufuk (semakin tinggi biasanya semakin mudah terlihat)
  2. Jarak sudut bulan dengan matahari (elongasi)
  3. Umur bulan sejak ijtimak
  4. Kondisi langit, seperti awan atau kabut
Di Indonesia, acuan yang dipakai adalah kriteria Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat sebagai indikator kemungkinan hilal bisa terlihat.

Ilustrasi pemantauan hilal. Foto: MI/Ramdani.

Kenapa hasil sidang isbat kadang lama diumumkan?

Kemenag menjelaskan alasan hasil sidang isbat kadang memerlukan waktu lama untuk diumumkan. Pemerintah harus menunggu laporan rukyat atau pemantauan hilal di banyak titik seluruh Indonesia. 

Laporan tersebut harus diverifikasi dulu oleh para ahli dan ulama dalam sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak, mulai ormas Islam, ahli astronomi hingga lembaga terkait.

"Intinya, prosesnya memang dibuat teliti dan hati-hati supaya keputusan yang diumumkan benar-benar akurat secara ilmiah dan sesuai dengan syariat. Sehingga, bisa jadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia," tulis Kemenag.

Sidang isbat 1 Syawal 1447 Hijriah

Kemenag menggelar sidang isbat penentuan Hari Raya Idulfitri 2026 sore ini. Sidang isbat akan dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG).

Selain itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, para pakar falak dari organisasi kemasyarakatan Islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama.

Sidang isbat akan digelar pada
  • Hari/Tanggal: Kamis, 19 Maret 2026
  • Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai
  • Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta
Sidang isbat melalui beberapa tahapan, yaitu:
  • Seminar posisi hilal (awal sidang)
  • Rukyatul hilal atau pemantauan bulan sabit
  • Sidang isbat tertutup bersama para ulama dan pihak terkait
  • Pengumuman hasil sidang isbat oleh pemerintah
Biasanya, hasil sidang akan diumumkan setelah waktu Magrib atau sekitar pukul 19.00 WIB.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)