Sejumlah Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di AS Minta Kejelasan Dana FIFA

Sejumlah pertandingan Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat (FIFA)

Sejumlah Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 di AS Minta Kejelasan Dana FIFA

Muhammad Reyhansyah • 5 August 2026 10:27

Washington: Sejumlah kota tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat (AS) meminta kejelasan mengenai dana masing-masing sebesar USD1 juta yang sebelumnya dijanjikan FIFA menjelang penyelenggaraan turnamen.

Mengutip Anadolu, Rabu, 5 Agustus 2026, dana tersebut dijanjikan Presiden FIFA Gianni Infantino menjelang Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Setiap dari 11 kota tuan rumah di AS dijanjikan menerima US$1 juta.

Saat itu, Infantino mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk membangun lapangan sepak bola mini dan mendukung berbagai proyek sosial.

Namun, hingga kini pembayaran belum direalisasikan. Kondisi itu mendorong kota-kota tuan rumah meminta pembaruan informasi kepada staf FIFA mengenai status pencairan dana tersebut.

FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pembayaran tersebut. Meski demikian, menurut sejumlah laporan media, kota-kota tuan rumah telah beberapa kali menerima jaminan bahwa kontribusi sebesar USD1 juta tersebut tetap akan diberikan.

Sebelas kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di AS adalah Seattle, San Francisco Bay Area, Los Angeles, Dallas, Houston, Kansas City, Atlanta, Philadelphia, New York/New Jersey, Miami, dan Boston.

Sementara FIFA memperoleh sebagian besar pendapatan turnamen dari penjualan tiket, hak siar, sponsor, konsesi komersial, dan parkir, kota-kota tuan rumah menanggung sebagian besar biaya penyelenggaraan, termasuk operasional stadion, kawasan festival suporter, transportasi, kepolisian, dan pengamanan.

Isu ini muncul setelah Gianni Infantino menuai kritik atas rencana menjual sebagian kepemilikan komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Rencana tersebut akhirnya dibatalkan pada akhir pekan lalu.

Kontroversi tersebut, bersama sejumlah polemik lain dalam beberapa waktu terakhir, memicu semakin banyak seruan agar terjadi pergantian kepemimpinan di FIFA.

Baca juga:  Dapat Banyak Kecaman, FIFA Batalkan Rencana Jual Saham Piala Dunia

(Willy Haryono)