BTN Pantau Proyek Rumah Bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Perumahan subsidi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Foto: Metro TV/Rendy Ferdiansyah.

BTN Pantau Proyek Rumah Bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Rendy Ferdiansyah • 21 June 2026 11:41

Jakarta: Bank Tabungan Negara (BTN) melakukan pemantauan intensif terhadap proyek pembangunan perumahan subsidi di sejumlah lokasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Langkah ini diambil guna memastikan pembangunan rumah tapak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat berjalan lancar sesuai target serta memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat.

"Hari ini ada tiga proyek perumahan yang sudah kita kunjungi," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bank BTN Sumatera 2, Carly Tambunan, di sela-sela peninjauan di Bangka Belitung, Sabtu, 20 Juni 2026.
 


Komitmen senada juga ditegaskan oleh Kepala Cabang BTN Bangka Belitung, Ghani Padmonodewo. Ia menyatakan bahwa jajarannya akan mengawal penuh program penyediaan hunian bagi masyarakat kelas pekerja tersebut.

"Memang akan ada perluasan untuk proyek yang barunya lagi. Untuk KPR bersubsidi secara ketentuan dari pemerintah memang rumahnya harus ready stok," tegas Ghani.

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, sejumlah petinggi Bank BTN meninjau langsung tiga kawasan perumahan subsidi yang saat ini tengah dikebut pembangunannya di Kepulauan Bangka Belitung. Peninjauan lapangan ini menjadi komitmen nyata perbankan pelat merah dalam mendukung program pemerintah untuk menyediakan hunian layak dengan harga terjangkau.


Kakanwil Sumatra 2 BTN, Carly Tambunan. Foto: Metro TV/Rendy Ferdiansyah.

Dialog Bersama Warga dan Kualitas Bangunan

Selama berada di lokasi, jajaran manajemen BTN tidak hanya memantau progres fisik bangunan, tetapi juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan para warga yang telah menempati rumah tersebut. 

Dialog interaktif ini mencakup berbagai aspek esensial, mulai dari tingkat kenyamanan hunian, kualitas material bangunan, hingga kemudahan akses terhadap fasilitas umum yang tersedia.

Berdasarkan data lapangan, salah satu kompleks perumahan subsidi yang dikunjungi tercatat memiliki total 57 unit rumah. Hingga saat ini, proses konstruksi dan pengembangan kawasan hunian terpadu tersebut dilaporkan berjalan aman dan tanpa kendala berarti.

Skema Pembiayaan Lebih Ringan dan Terjangkau

Program perumahan subsidi ini memang difokuskan untuk membantu masyarakat MBR agar mampu memiliki aset properti yang layak huni. Kehadiran program ini didukung penuh oleh skema pembiayaan perbankan yang jauh lebih ringan serta cicilan yang aman bagi kantong masyarakat kecil.

Sebagai salah satu bank jangkar (anchor bank) dalam penyaluran pembiayaan perumahan nasional, BTN terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur penunjang. Dengan pemantauan berkala ini, perumahan subsidi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak keluarga prasejahtera di Bangka Belitung untuk memiliki hunian yang aman, layak, dan tetap ekonomis.

(Fachri Audhia Hafiez)