Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat bersama DPD. Foto: Biro KLI Kemenkeu.
Kejar Pertumbuhan 6,5% di 2027, Purbaya 'Cambuk' Geliat Ekonomi Daerah
Husen Miftahudin • 23 June 2026 13:13
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan penguatan ekonomi daerah menjadi salah satu strategi utama pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi pada 2027 di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen.
Menurut dia, seluruh sumber pertumbuhan akan dioptimalkan, termasuk investasi daerah, penguatan sektor riil, serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah.
"Kita pastikan perbankan memiliki likuiditas yang cukup untuk mendukung pertumbuhan sektor swasta. Dengan cara itu, pertumbuhan ekonomi tahun depan diharapkan dapat mendekati enam persen atau bahkan lebih," ujar Purbaya dalam rapat bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026.
Salah satu instrumen penguatan ekonomi daerah adalah rencana peningkatan dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun anggaran 2027 yang diperkirakan mencapai tambahan sekitar Rp90 triliun.
Pemerintah juga terus memperkuat kerangka hubungan keuangan antara pusat dan daerah melalui berbagai kebijakan, termasuk digitalisasi penyaluran TKD, penguatan sinergi fiskal, serta penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) berbasis regional.
Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan pembangunan daerah agar lebih akuntabel dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
| Baca juga: Purbaya: Ekonomi Indonesia Berhasil Lewati Tekanan Global |

(Ilustrasi. Foto: dok Istimewa)
Kapasitas fiskal daerah jadi fokus
Purbaya menyebut penguatan kapasitas fiskal daerah akan mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan ruang fiskal yang lebih kuat, daerah dinilai dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, layanan publik, dan aktivitas ekonomi lokal.
Ia menegaskan penguatan ekonomi daerah tidak hanya menjadi instrumen pemerataan pembangunan, tetapi juga fondasi penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif.
"Pemerintah berkomitmen menjaga APBN tetap sehat dan bijak, namun pada saat yang sama memastikan daerah memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh," kata Purbaya.
"Dengan daerah yang semakin kuat, pertumbuhan ekonomi nasional akan semakin optimal dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat lebih cepat," tambah dia menjelaskan.