Demonstrasi di AS, dok: Instagram @metrotv/VIORY
Daftar Protes Besar Sepanjang Sejarah Amerika, Terbaru Aksi 'No Kings' di Era Trump
Putri Purnama Sari • 30 March 2026 10:44
Jakarta: Demonstrasi besar-besaran kembali terjadi di Amerika Serikat pada Sabtu, 28 Maret 2026. Aksi yang bertajuk “No Kings” ini digelar sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Presiden Donald Trump, termasuk isu perang dengan Iran serta kebijakan domestik yang menuai kontroversi.
Aksi ini menarik perhatian global karena disebut sebagai salah satu protes terbesar dalam sejarah Amerika. Fenomena ini sekaligus mengingatkan bahwa tradisi demonstrasi di negara tersebut telah berlangsung lama dan kerap menjadi bagian penting dalam perubahan sosial.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah deretan aksi demonstrasi yang pernah terjadi di Amerika Serikat.
Daftar Demonstrasi Besar di Amerika Serikat

Foto: Tangkapan layar Instagram @fakta.indo
1. Aksi Century City (1967)
Pada 23 Juni 1967, sekitar 10.000 warga turun ke jalan di Los Angeles untuk memprotes Perang Vietnam saat Presiden Lyndon B. Johnson menghadiri acara penggalangan dana di Century Plaza Hotel.
Aksi yang awalnya damai berubah menjadi bentrokan setelah massa menolak dibubarkan. Puluhan orang ditangkap dan sejumlah demonstran mengalami luka.
2. Mogok Sekolah Siswa Meksiko-Amerika (1968)

Foto: National Geographic, Luis C. Garza/La Raza Photograph Collection
Sekitar 15.000 pelajar di Los Angeles Timur melakukan aksi mogok belajar untuk menuntut kesetaraan pendidikan. Mereka memprotes diskriminasi sistem pendidikan yang membatasi peluang siswa keturunan Meksiko. Gerakan yang dikenal sebagai “Blowouts” ini mendorong lahirnya kebijakan pendidikan bilingual dan reformasi kurikulum.
3. Kerusuhan Rodney King (1992)
Kasus kekerasan terhadap Rodney King memicu salah satu kerusuhan terbesar di AS setelah polisi yang terlibat dibebaskan. Kerusuhan di Los Angeles berlangsung hampir satu minggu, menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai ribuan lainnya. Presiden George H. W. Bush bahkan mengerahkan Garda Nasional untuk meredakan situasi.
4. Protes Konvensi Nasional Demokrat (2000)
Saat Partai Demokrat menggelar konvensi di Los Angeles, ribuan demonstran berkumpul di luar arena untuk memprotes sistem politik dua partai. Aksi sempat memanas setelah terjadi bentrokan antara massa dan aparat, terutama usai konser dari Rage Against the Machine yang menarik banyak demonstran.
5. Demo Imigran Besar (2006)
Ratusan ribu imigran Latin memenuhi jalanan Los Angeles untuk menolak RUU imigrasi H.R. 4437 yang dianggap diskriminatif. Aksi ini berkembang menjadi gerakan nasional “A Day Without Immigrants”, yang diikuti hingga jutaan orang di berbagai kota. Tekanan publik akhirnya membuat RUU tersebut gagal disahkan.
6. Gerakan Black Lives Matter (2020)
Gelombang protes besar terjadi setelah kematian George Floyd oleh aparat kepolisian. Gerakan Black Lives Matter menyebar ke seluruh negeri dan dunia, menyoroti isu rasisme sistemik serta kekerasan polisi. Di banyak kota, termasuk Los Angeles, aksi diwarnai bentrokan dan penerapan jam malam.