Pemprov DKI Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi El Nino

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Pemprov DKI Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi El Nino

Muhammad Alvi Randa • 17 April 2026 14:33

Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat langkah antisipasi ketahanan pangan menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap aman di tengah potensi gangguan produksi di berbagai daerah pemasok.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengatakan Jakarta sebagai daerah yang bergantung pada pasokan dari luar harus memperkuat kerja sama dengan wilayah penghasil pangan. Pemprov DKI juga siap memberikan bantuan kepada daerah terdampak agar produksi tetap berjalan.

"Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya misalnya pompa dan sebagainya, agar produksinya tetap terjaga" kata Pramono dalam konferensi pers di balai kota DKI Jakarta, Jumat, 17 April 2026.

Pramono menjelaskan, bantua pompa air untuk mendukung pertanian di daerah yang mengalami kekeringan. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan pangan ke ibu kota.

Ilustrasi: Pexels

Selain itu, Pemprov DKI memperkuat cadangan pangan, khususnya komoditas strategis seperti daging. Melalui BUMD Dharma Jaya, Jakarta menambah impor sapi dari Australia guna memastikan ketersediaan stok tetap terjaga.

"Impor kurang lebih 3.000, kali ini 7.500 target, saya izinkan untuk segera dimasukkan lebih baik stoknya ada di Jakarta daripada kemudian masih harus menunggu di luar" ungkap Pramono.

Pemprov juga mewaspadai komoditas lain seperti beras yang sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Berbagai langkah antisipasi disiapkan untuk menekan potensi kenaikan harga dan menjaga stabilitas inflasi.

Pemprov DKI memastikan akan terus memantau perkembangan dampak El Nino dan menyiapkan langkah lanjutan jika diperlukan. Pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi di tengah tekanan perubahan iklim.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)