Ilustrasi operasi modifikasi cuaca. Foto: BNPB.
BMKG Lakukan OMC di Riau dan Natuna Cegah Karhutla
Atalya Puspa • 7 April 2026 14:27
Jakarta: Operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan di Riau dan Natuna. Hal itu dilakukan untuk upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menyatakan, berdasarkan data terbaru per 7 April 2026 pukul 07.00 WIB, pelaksanaan OMC di Riau telah dilakukan sebanyak 23 sorti penerbangan dengan peningkatan curah hujan mencapai 33,1 persen. Volume air hujan yang dihasilkan di area operasi tercatat mencapai 169,4 juta meter kubik.
"Sementara itu di Natuna, OMC dilakukan dalam 3 sorti dengan peningkatan curah hujan mencapai 36 persen, menghasilkan volume hujan sekitar 1,4 juta meter kubik," ujar Faisal dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 7 April 2026.
Ia menyatakan, kegiatan OMC ini didanai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bagian dari strategi mitigasi dini menghadapi musim kemarau.
.jpg)
Ilustrasi operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto: Antara.
BMKG menekankan bahwa pendekatan ini difokuskan pada pencegahan, yakni meningkatkan kelembapan lahan sebelum kebakaran terjadi, terutama di wilayah gambut yang rentan terbakar.
"Langkah ini dinilai lebih efektif dibandingkan pemadaman saat api sudah meluas, yang kerap terkendala luas area kebakaran, minimnya hujan, serta gangguan asap terhadap operasi di lapangan," ujar Faisal.