Kabel Semrawut dan Mangkrak di MT Haryono Resahkan Warga

Kabel semrawut di kawasan Rumah Susun (Rusun) Bidara Cina 2, MT Haryono, Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews/Arini Noviawati Gunawan.

Kabel Semrawut dan Mangkrak di MT Haryono Resahkan Warga

Metro TV • 18 September 2026 07:43

Jakarta: Warga di sekitar Rumah Susun (Rusun) Bidara Cina 2, MT Haryono, Jakarta Timur, mulai resah dengan kesemrawutan kabel udara telekomunikasi di kawasan mereka. Tak hanya merusak pemandangan lingkungan, gulungan kabel yang menjuntai juga kerap membahayakan keselamatan pengguna jalan dan mengganggu area parkir.

“Kabel gulungan yang besar ini tadinya ada di jalanan ini nyentuh tanah. Kabel mati tapi sama mereka dibiarin di jalanan gini aja. Di bawah gini, ya saya rapikan lah,” ujar Hartono kepada Metrotvnews.com saat ditemui di lokasi, Kamis, 17 September 2026.

Hartono menjelaskan, kondisi kabel yang semula terhampar di tanah hingga menghalangi ruang gerak kendaraan memaksa warga setempat mengambil langkah mandiri. Warga memindahkan gulungan kabel mangkrak tersebut ke atas atap gubuk kecil di sekitar lokasi.

Namun, aksi swadaya ini ironisnya justru mendapat respons negatif dari oknum teknisi pemilik kabel. Maria, warga lainnya, mengaku dirinya dan sang suami ditegur oleh petugas teknisi saat mencoba menata kabel yang menjuntai liar.

“Kemarin ada tuh satu orang teknisi, marah-marah enggak terima kabelnya dipindah,” ujar Maria.


Kabel semrawut di kawasan Rumah Susun (Rusun) Bidara Cina 2, MT Haryono, Jakarta Timur. Foto: Metrotvnews/Arini Noviawati Gunawan.

Selain masalah estetika dan akses jalan, ketakutan terbesar warga adalah ancaman bahaya korsleting listrik. Warga mengaku belum lama ini sempat terjadi insiden kabel penerangan jalan umum (PJU) putus dan nyaris memicu kebakaran.

“Hampir kebakaran kemarin, hampir sebulan lalu. Saking semrawutnya kabel, kabel listriknya malah putus. Takutnya namanya lagi musim panas kemarau, cuaca kan ngaruh ya,” ujar Ikrar.

Melihat kondisi yang berisiko tersebut, Ikrar berharap kabel-kabel yang saling tumpang tindih dapat segera ditata ulang dan dibereskan. Penyedia jasa layanan internet juga diharapkan bertanggung jawab dengan mencabut kabel yang sudah tidak berfungsi agar tidak terus menumpuk dan membahayakan warga.

(Arini Noviawati Gunawan)

(Gabriella Thesa Widiari)