Kritik Filipina, Tiongkok Lakukan Latihan di Laut China Selatan Selama Sepekan

Filipina dan Tiongkok terus bersitegang di wilayah perairan sengketa Laut China Selatan. (Anadolu Agency)

Kritik Filipina, Tiongkok Lakukan Latihan di Laut China Selatan Selama Sepekan

Willy Haryono • 8 February 2026 15:30

Beijing: Tiongkok melaksanakan patroli laut dan udara di Laut China Selatan dari Senin hingga Jumat, ujar pernyataan Komando Teater Selatan Tiongkok pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Selain mengumumkan patroli, Tiongkok juga menuduh Filipina sebagai negara yang berpotensi merusak stabilitas di perairan sengketa tersebut.

“Dalam upaya memicu masalah di Laut China Selatan, pihak Filipina menggandeng negara-negara di luar kawasan dan melaksanakan apa yang disebut sebagai ‘patroli udara bilateral’, yang merusak perdamaian dan stabilitas kawasan,” bunyi pernyataan tersebut, dilansir dari AsiaOne, Minggu, 8 Februari 2026.

Komando Teater Selatan menegaskan bahwa pasukannya akan tetap berada dalam status siaga tinggi dan secara tegas menjaga kedaulatan teritorial serta hak dan kepentingan maritim China.

Hingga saat ini, Kedutaan Besar Filipina di Beijing belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Sebelumnya, Filipina melayangkan protes diplomatik terhadap Tiongkok menyusul tindakan penjaga pantai Negeri Tirai Bambu yang melukai nelayan Filipina di perairan Laut China Selatan pada Desember tahun lalu.

Insiden itu terjadi di sekitar Sabina Shoal dan melibatkan penggunaan meriam air serta pemotongan tali jangkar kapal nelayan.

Penjaga Pantai Filipina melaporkan tiga nelayan mengalami luka-luka dan dua kapal penangkap ikan rusak akibat aksi kapal penjaga pantai Tiongkok. Manila menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan dan ancaman serius terhadap keselamatan warga sipil yang sedang mencari nafkah di laut.

Baca juga:  Nelayan Dilukai, Filipina Layangkan Protes atas Tindakan Tiongkok

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)