Siklon Arnab Ancam India dan Nepal, Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

Ilustrasi hujan badai. (Metrotvnews.com)

Siklon Arnab Ancam India dan Nepal, Puluhan Ribu Warga Dievakuasi

Willy Haryono • 27 October 2026 15:37

New Delhi: Ribuan warga dievakuasi dari wilayah pesisir timur India dan sejumlah layanan kereta dibatalkan menjelang kedatangan Siklon Arnab.

Badai yang diperkirakan mencapai daratan pada Rabu pagi itu diprediksi membawa angin kencang dan hujan deras.

Di negara tetangga, Nepal, pihak berwenang memperingatkan wisatawan agar tidak bepergian ke wilayah dataran tinggi. Siklon Arnab dikhawatirkan memicu hujan deras, badai salju, dan longsoran salju di kawasan Himalaya mulai Kamis malam hingga Sabtu.

Ancaman tersebut muncul ketika Nepal mulai pulih dari banjir bandang mematikan pada Agustus yang menewaskan sekitar 1.500 orang.

Kantor meteorologi India menyatakan Siklon Arnab terbentuk di atas Teluk Benggala dan intensitasnya meningkat sejak Senin kemarin.

Mengutip dari TRT World, badai itu diperkirakan mencapai daratan di negara bagian pesisir selatan Andhra Pradesh pada Rabu pagi. Angin kencang dan hujan lebat diprediksi melanda sejumlah wilayah di negara bagian tersebut serta Odisha yang berdekatan.

Hingga Senin malam, hampir 50.000 orang telah dipindahkan ke tempat penampungan dari kawasan rawan bencana. Jumlah tersebut merupakan bagian dari sekitar 400.000 orang yang diperkirakan perlu dievakuasi.

Direktur Pelaksana Otoritas Penanggulangan Bencana Negara Bagian Andhra Pradesh, Prakhar Jain, mengatakan kepada Reuters bahwa proses evakuasi masih berlangsung. “Evakuasi masih berlanjut,” kata Jain.

Gangguan Transportasi

Sementara itu, Komisaris Khusus Penanggulangan Bencana Odisha, Rajesh Prabhakar Patil, mengatakan kepada Reuters bahwa belum ada evakuasi yang dilakukan di negara bagian tersebut. Namun, pemerintah setempat telah mengumumkan penutupan sekolah dan perguruan tinggi di lima distrik pada Selasa dan Rabu.

Rekaman televisi memperlihatkan ombak menghantam pantai yang telah sepi, sementara toko-toko di sepanjang jalan di wilayah terdampak tutup.

Otoritas perkeretaapian regional menyatakan sedikitnya 12 perjalanan kereta dibatalkan di wilayah timur India. Layanan kereta pada 53 rute di sepanjang pesisir selatan juga dihentikan sementara pada Selasa dan Rabu.

Teluk Benggala merupakan salah satu kawasan utama pembentukan siklon tropis di dunia. Kondisi tersebut membuat pesisir timur India rentan terhadap bencana cuaca yang berkaitan dengan laut.

Sekolah di Sri Lanka dan India Ditutup

Sri Lanka dan sejumlah wilayah di India juga menutup sekolah pada Selasa sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca buruk.

Menurut media lokal Ada Derana, seluruh sekolah di Sri Lanka ditutup sebagai tindakan pencegahan akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.

Negara bagian Odisha dan Andhra Pradesh di pesisir timur India juga memerintahkan penutupan sekolah menjelang perkiraan pendaratan Siklon Arnab pada Rabu, menurut kantor berita Press Trust of India.

Langkah antisipasi lainnya mencakup larangan menangkap ikan di laut serta penyiagaan tim penyelamat untuk menghadapi kemungkinan dampak badai.

Pemerintah Kepulauan Andaman dan Nikobar juga memerintahkan penutupan sekolah selama dua hari mulai Selasa, menurut harian India Today.

Baca juga: Siklon Tropis ARNAB Menjauh dari Indonesia, BMKG Pantau Siklonik Baru di Andaman

(Willy Haryono)