Paham Kebijakan Fiskal Penentu Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Aditya Laksmana, dalam program Top Economy edisi Nazara Gantikan Purbaya. Dok. Metro TV

Paham Kebijakan Fiskal Penentu Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan

Muhamad Marup • 15 September 2026 22:20

Jakarta: Presiden RI, Prabowo Subianto, melantik Suahasil Nazara menjadi Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Salah satu pertimbangan adalah Suhail memiliki kecakapan di bidang kebijakan fiskal.

"Karena beliau sudah sangat memahami istilahnya roh dari kebijakan fiskal selama ini," ujar Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Aditya Laksmana, dalam program Top Economy Metro TV, Selasa, 15 September 2026.

Aditya menerangkan, secara profil, Suahasil memiliki rekam jejak sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF). Lembaga tersebut merupakan think tank penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan kebijakan fiskal nasional.

"Pak Suahasil ini bukan orang baru, bukan orang luar. Beliau ordal dari Kementerian Keuangan, dari semula di BKF kariernya," jelasnya.


Program Top Economy edisi Nazara Gantikan Purbaya. Dok. Metro TV


Ia menambahkan, Suahasil juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak zaman Sri Mulyani dan Purbaya. Dengan demikian, pergantian ini sekaligus melanjutkan tugas-tugas yang sudah dikerjakan sebelumnya.

"Nah dengan konstruksi itu tentu menjadi sangat logis apabila Pak Suahasil dipilih oleh Presiden untuk melanjutkan tugas Pak Purbaya," katanya.

Mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Fuad Bawazier, menuturkan, secara sikap, Menteri Keuangan harus bicara secukupnya. Sementara itu, secara tugas, Menkeu harus bisa ekspansif, tapi tetap terkendali dan terukur, terutama menjaga defisit di bawah 3 persen.

Ia mengingatkan, jika hal tersebut tidak terlaksana, maka bisa jadi ada agenda-agenda lembaga lain yang dibawa Menteri Keuangan. Menurutnya, menteri merupakan pembantu presiden menjalankan tugas-tugasnya.

"Makanya saya berharap dia (Suahasil) sudah pengalaman, sudah orang lama. Mudah-mudahan bisa berjalan yang baik," ucapnya.

(Muhamad Marup)