Ilustrasi karhutla. Sumber Foto: BPBD Kab. Sragen
BMKG Deteksi 2.905 Titik Panas Kepung Sumatra, Terbanyak di Sumsel
Rudi Kurniawansyah • 12 October 2026 14:18
Pekanbaru: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mendeteksi 2.905 titik panas (hotspot) indikator kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di Pulau Sumatra. Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menjadi wilayah penyumbang titik panas terbanyak, yakni 2.153 titik.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi, merinci sebaran titik panas di Sumatra. Selain Sumsel, titik panas yang cukup masif juga terdeteksi di Bangka Belitung (331 titik), Lampung (223 titik), dan Jambi (182 titik). Sisanya tersebar di Bengkulu (sembilan titik), Sumatra Utara (empat titik), serta Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau yang masing-masing mencatatkan satu titik panas.
"Adapun satu titik panas di Riau terdeteksi berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)," kata Gita, Senin, 12 Oktober 2026.
Baca Juga :
Di samping ancaman karhutla, BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Riau berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mulai pagi hingga dini hari.
.jpeg)
Ilustrasi karhutla. Foto: Antara.
BMKG turut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Cuaca ekstrem ini berpotensi melanda Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), Kuantan Singingi (Kuansing), Kepulauan Meranti, Kampar, Pelalawan, dan Kota Dumai.
"Masyarakat diminta tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta kondisi udara yang kabur akibat asap," tegas Gita.
Secara umum, suhu udara di wilayah Riau diprakirakan berkisar antara 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan 55-99 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10-40 kilometer per jam. Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau terpantau berada pada kategori rendah, yakni 0,5-1,25 meter.