Menjalin Kedekatan di Pesisir: Polres Siak Salurkan Bantuan Lewat Program JALUR

Polres Siak menyalurkan sembako dan bibit pohon kepada warga pesisir Kampung Suak Merambai melalui program JALUR. (Dok. Istimewa)

Menjalin Kedekatan di Pesisir: Polres Siak Salurkan Bantuan Lewat Program JALUR

Duta Erlangga • 7 October 2026 14:58

Siak: Kepolisian Resor (Polres) Siak melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) menggelar kegiatan bakti sosial di kawasan pesisir perairan Kampung Suak Merambai, Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak. Melalui program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat), jajaran kepolisian menyalurkan paket sembako serta bibit pohon bagi warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, aparat kepolisian mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk menyerahkan bantuan sosial sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan penghijauan lingkungan.


Polres Siak menyalurkan sembako dan bibit pohon kepada warga pesisir Kampung Suak Merambai melalui program JALUR. (Dok. Istimewa)

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, melalui Kasatpolairud Polres Siak, AKP Jhon Matondang, menegaskan bahwa program JALUR merupakan wujud nyata kehadiran Polri yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Program JALUR adalah bentuk nyata kehadiran Polres Siak di tengah masyarakat, khususnya warga pesisir. Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial, pelayanan prima, dan pendekatan humanis," ujar AKP Jhon Matondang, Rabu, 7 Oktober 2026.


Sebagai informasi, JALUR adalah program unggulan Polda Riau yang diinisiasi oleh Kapolda Irjen Pol Herry Heryawan. Inisiatif kemanusiaan ini dirancang khusus untuk menghadirkan kepedulian bagi masyarakat pesisir yang membutuhkan perhatian lebih.


Polres Siak menyalurkan sembako dan bibit pohon kepada warga pesisir Kampung Suak Merambai melalui program JALUR. (Dok. Istimewa)

Kehadiran para personel kepolisian disambut dengan hangat oleh warga Kampung Suak Merambai. Selain menyerahkan bantuan secara simbolis, para personel juga menyempatkan diri berdialog interaktif dan melakukan penanaman pohon bersama warga. 

Langkah humanis ini diambil untuk mendengarkan langsung aspirasi, keluh kesah, serta memetakan kebutuhan masyarakat di kawasan perairan tersebut.

(Rosa Anggreati)