Penyintas Kebakaran di Menteng Atas Dapat Bantuan

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran Menteng Atas. Foto: Antara.

Penyintas Kebakaran di Menteng Atas Dapat Bantuan

Anggi Tondi Martaon • 6 October 2026 11:32

Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memberikan bantuan kepada penyintas kebakaran di Jalan Subur Ujung, RT 07/13, Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar bagi korban.

"Pelayanan administrasi dan kesehatan tentunya juga sudah dipersiapkan dengan baik bagi warga," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo dikutip dari Antara, Selasa, 6 Oktober 2026.

Syafrin berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama mereka belum dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

Sejumlah unsur terkait, mulai dari Suku Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), hingga relawan, terus bergerak memberikan bantuan kepada warga terdampak. Posko pengungsian juga telah dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan para penyintas.
 


"Saya minta seluruh unsur untuk memperhatikan kondisi para penyintas kebakaran. Jangan sampai kebutuhan utama mereka, seperti makan, pakaian, dan lainnya tidak terpenuhi," ujar Syafrin.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Bernard Tambunan menjelaskan penyaluran bantuan itu dilakukan secara bertahap untuk memastikan seluruh kebutuhan esensial penyintas dapat terpenuhi.

"Pada tahap awal, bantuan yang disalurkan, antara lain 30 sikat gigi, handuk, sabun mandi, selimut, dan kasur lipat. Bantuan lainnya terdiri atas tiga dus kopi, 500 gelas, 6 kilogram gula, 39 lembar terpal, 60 lembar matras, tujuh paket family kit, serta tas goodie bag," papar Bernard.

Menurut dia, Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan juga kembali menyalurkan bantuan berupa perlengkapan pendidikan dan kebutuhan penunjang aktivitas anak sekolah. Bantuan tersebut terdiri dari satu stel seragam SMA, enam pasang seragam SMP, lima pasang seragam SD, 12 tas punggung, 12 pasang sepatu kets, 24 pasang kaus kaki, serta 12 goodie bag.


Ilustrasi kebakaran. Foto: Pexels.

"Kami juga menyediakan makanan siap santap dan air mineral sebanyak masing-masing 150 boks per hari dan terus berlangsung selama tujuh hari penuh, sesuai dengan durasi masa tanggap darurat yang ditetapkan," tutur Bernard.

Di sisi lain, salah seorang penyintas kebakaran Arlela mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang sudah berdatangan dari berbagai pihak.

Bagi Arlela, bantuan tersebut cukup meringankan beban warga terdampak setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Meski demikian, ia menginginkan adanya bantuan lanjutan, terutama untuk pembangunan kembali rumah warga yang terdampak.

"Semoga kami bisa kumpul kembali dengan keluarga, dengan kondisi rumah seperti sebelumnya. Kami ingin beristirahat di rumah yang layak huni," ungkap Arlela. 

(Anggi Tondi)