Perselisihan Mahkamah Konstitusi Polandia Memanas, PM Donald Tusk Dituduh Kudeta

PM Polandia Donald Tusk. (Anadolu Agency)

Perselisihan Mahkamah Konstitusi Polandia Memanas, PM Donald Tusk Dituduh Kudeta

Willy Haryono • 31 October 2026 09:46

Warsawa: Polisi antihuru-hara Polandia mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi di Warsawa pada Jumat, 30 Oktober 2026, di tengah tuduhan bahwa pemerintahan Perdana Menteri Donald Tusk berupaya melakukan "kudeta" terhadap konstitusi negara.

Mengutip dari Viory, rekaman video yang beredar memperlihatkan polisi dengan perlengkapan antihuru-hara lengkap berada di satu sisi, sementara sejumlah pengunjuk rasa berdiri di sisi lain gerbang yang terkunci.

Pemerintahan Tusk sebelumnya berupaya mengambil alih kendali dari para hakim Mahkamah Konstitusi yang ditunjuk oleh Partai Hukum dan Keadilan (PiS), partai yang memerintah Polandia sebelum pemerintahan saat ini. Perselisihan mengenai lembaga peradilan tersebut telah berlangsung cukup lama.

Melalui akun media sosialnya, Mahkamah Konstitusi menyebut situasi tersebut sebagai "kudeta." Sejumlah laporan media menyebutkan adanya upaya untuk menangguhkan Ketua Mahkamah Konstitusi Bogdan ?wi?czkowski dan Wakil Ketua Bart?omiej Socha?ski.

Presiden Polandia Karol Nawrocki mempersingkat kunjungannya ke Senegal untuk kembali ke Warsawa.

"Pada saat seperti ini, presiden harus berada di Polandia. Saya mempersingkat perjalanan saya ke Senegal. Saya akan kembali," kata Nawrocki.

Sementara itu, Tusk membela langkah pemerintahannya melalui sebuah unggahan.

"Memulihkan supremasi hukum adalah kewajiban kita. Setelah bertahun-tahun terjadi pelanggaran hukum, ini merupakan proses yang sulit, terkadang menyakitkan, dan membutuhkan tindakan tegas. Tidak ada jalan lain," tulisnya.

Baca juga: Polisi Polandia Tangkap Pria yang Diduga Berencana Bunuh PM Donald Tusk

(Willy Haryono)