Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengucapkan peringatan HUT Ke-81 TNI. Foto: ANTARA/Instagram/@suyudiarioseto.official/Nadia Putri Rahmani.
Kapolri Tegaskan Sinergi Kuat TNI-Polri untuk Indonesia
Fachri Audhia Hafiez • 5 October 2026 13:19
Jakarta: Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan komitmen sinergi dan kesolidan antara institusi TNI dan Polri dalam menjaga kedaulatan serta keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memberikan ucapan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.
“Ketika negeri membutuhkan, kita hadir bersama, saling menguatkan, menjaga, dan melindungi. TNI-Polri bersama rakyat melangkah dalam satu tekad untuk Indonesia,” kata Suyudi melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya @suyudiarioseto.official, dilansir Antara, dikutip Senin, 5 Oktober 2026.
Baca Juga :
Meski TNI dan Polri memiliki perbedaan dalam hal seragam maupun medan tugas di lapangan, Suyudi menekankan bahwa kedua lembaga negara tersebut mengemban muara serta cita-cita perjuangan yang sama. Perjuangan senada itu yakni mengabdi untuk bangsa dan negara.
Dalam momen peringatan tersebut, pimpinan Korps Bhayangkara itu turut menyampaikan selamat atas usia baru TNI yang ke-81 tahun. Ia berharap TNI dapat tumbuh semakin tangguh, profesional, serta terus manunggal bersama rakyat.
“TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. TNI-Polri solid, bersinergi untuk negeri,” ujar Suyudi.
.jpeg)
Upacara peringatan HUT ke-81 TNI. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Upacara puncak peringatan HUT ke-81 TNI digelar di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin pagi, 5 Oktober 2026. Agenda nasional ini dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, serta jajaran menteri dan tokoh bangsa. Hadir juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto juga secara resmi meresmikan 204 satuan baru TNI yang mencakup enam Kodam, 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan, 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan, serta tiga Batalyon Bantuan Tempur.
Selain itu, TNI Angkatan Laut menambah satu brigade dan empat batalyon Marinir. Sementara TNI Angkatan Udara memperkuat armadanya dengan 10 satuan baru mulai dari Divisi II Pasukan Gerak Cepat hingga satuan radar.