Pelantikan sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, Sabtu, 3 Oktober 2026. Foto: Metrotvnews/Azri Arifin.
Kompolnas Dorong Jajaran Baru Polri Perkuat Pelayanan Masyarakat
Gabriella Thesa Widiari • 4 October 2026 15:16
Jakarta: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai pelayanan untuk masyarakat menjadi tantangan utama bagi jajaran baru Polri di bawah komando Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto. Pelayanan publik serta kecepatan merespons aduan warga dinilai penting untuk membuktikan arah kebijakan Korps Bhayangkara.
“Salah satu yang paling signifikan adalah mendekatkan polisi ke masyarakat dan keluh kesah masyarakat itu direspons dengan cepat,” kata anggota Kompolnas Mohammad Choirul Anam, dilansir dari Antara, Minggu, 4 Oktober 2026.
Anam menambahkan bahwa penguatan sistem respons cepat perlu dimaksimalkan melalui pengembangan infrastruktur digital yang sudah ada sejak era Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Sistem pengaduan masyarakat berbasis digital, termasuk di lingkup Propam, wajib diperkuat agar lebih transparan.
"Tinggal mengembangkan, memperkuat, dan meneruskannya. Salah satunya berbagai mekanisme digitalisasi pengaduan, termasuk pengaduan di Propam," ujar Anam.
Mengenai perombakan struktur internal, Kompolnas meyakini para perwira yang ditunjuk mengemban jabatan baru memiliki rekam jejak mumpuni. Kapolri dinilai telah memperhitungkan secara matang kapasitas personel yang sanggup mengeksekusi target strategis organisasi.
“Saya yakin Pak Kapolri memiliki pertimbangan untuk memastikan bahwa apa yang menjadi visi misinya, apa yang menjadi target ke depan di bawah kepemimpinan Kapolri yang baru, tentu saja dia akan memilih orang-orang yang terbaik untuk menjalankan visi misi tersebut dan target pengembangan organisasi kepolisian ke depan,” kata Anam.

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto melantik sejumlah pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan Kapolda di Gedung Rupatama Mabes Polri, Sabtu, 3 Oktober 2026. Foto: Antara.
Sebelumnya, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) sehari setelah Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.
Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Pergantian tersebut juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda).