Menko Pangan, Zulkifli Hasan, saat berada di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin.
Zulhas: Bantuan Beras 30 Kg Disalurkan Sekaligus hingga Desember untuk 33,2 Juta Penerima
Muhammad Syawaluddin • 7 October 2026 19:15
Makassar: Pemerintah memastikan program bantuan pangan bagi masyarakat diperpanjang hingga Desember 2026. Sebanyak 1 juta ton pangan disiapkan bagi 33,2 juta penerima di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan hal itu diputuskan setelah rapat koordinasi bersama Menteri Pertanian dan telah mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Penyaluran bantuan pangan tersebut akan dilakukan secara langsung sekaligus sehingga para penerima bantuan pangan menerima 30 kilogram sekaligus.
"Minggu ini akan mulai dikirim. Dirapel sekaligus. Dulu biasanya sebulan sekali, ini sekaligus. Jadi Oktober, November, Desember 30 kilo," kata Zulhas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 7 Oktober 2026.
Dia mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir mengenai kepastian bantuan pangan tersebut. Pemerintah telah menyediakan bantuan itu dan dalam waktu dekat akan menyalurkannya.

(Ilustrasi. Foto: dok Bulog)
Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan 1 juta ton beras bersubsidi bagi masyarakat yang tetap membeli beras tetapi membutuhkan harga yang lebih terjangkau.
"Bagi masyarakat yang bisa membeli tapi keberatan kalau harga naik, maka kita juga sudah putuskan beras bersubsidi sebanyak 1 juta ton, seharga Rp12.500 per kilogram," ungkapnya.
Beras tersebut akan disalurkan ke pasar-pasar tradisional. Selain itu, pemerintah juga akan memanfaatkan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk penyaluran.
"Bulog sudah sebarkan ke pasar-pasar. Juga nanti akan masuk ke Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berjalan," ungkapnya.
"Untuk UMKM, agar tidak naik telur dan ayam, pakannya itu kunci. Maka juga akan dilelang jagung Bulog, stoknya ada 140 ribu ton, dengan harga Rp5.000 sampai Rp5.500," jelasnya.
Dengan tiga kebijakan tersebut, kata Zulhas, pemerintah berupaya memastikan pasokan pangan tetap tersedia sekaligus menjaga harga komoditas agar tidak membebani masyarakat hingga akhir tahun.