Ilustrasi. Foto: desakarangsari.gunungkidulkab.go.id
Desil Prioritas Penerima Bansos Rp600 Ribu dan Rp900 Ribu, Cek Daftarnya
Husen Miftahudin • 7 October 2026 12:25
Jakarta: Pemerintah menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial (bansos) pada 2026.
Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan tingkat kesejahteraan. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan keluarga tersebut.
Dua bantuan yang banyak menjadi perhatian yakni bantuan sosial senilai Rp600 ribu dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) sebesar Rp900 ribu.
Bantuan Rp600 ribu merujuk pada Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Besaran bantuan tersebut merupakan akumulasi bantuan untuk beberapa bulan sesuai periode penyaluran.
Sementara itu, BLT Kesra merupakan bantuan tambahan di luar bantuan sosial reguler. Program ini memberikan bantuan Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan sehingga total yang diterima penerima manfaat mencapai Rp900 ribu. Pemerintah sebelumnya menetapkan sasaran BLT Kesra berdasarkan kelompok kesejahteraan dalam DTSEN.
Lantas, desil mana saja yang menjadi prioritas penerima bansos Rp600 ribu hingga bantuan Rp900 ribu?
Desil 1-4 jadi prioritas penerima bansos
Melansir informasi pada laman cek bansos kementerian sosial, Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Kelompok ini mencakup sekitar 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
Selanjutnya, Desil 2 sampai 4 mencakup kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan berikutnya hingga 40 persen terbawah. Desil 1 sampai 4 menjadi kelompok yang diprioritaskan dalam sejumlah program bansos, termasuk PKH, BPNT, dan program bantuan lainnya.
Namun, masuk ke dalam Desil 1 sampai 4 tidak otomatis membuat seseorang menjadi penerima seluruh jenis bansos. Penetapan penerima tetap mengikuti kriteria, kuota, serta pemutakhiran data untuk masing-masing program.
Masyarakat juga perlu membedakan jenis bantuan berdasarkan programnya. Besaran Rp600 ribu dan Rp900 ribu tidak otomatis diberikan kepada seluruh masyarakat berdasarkan desil.
Untuk bantuan Rp600 ribu, penerima tetap ditentukan berdasarkan ketentuan program dan hasil pemadanan data pemerintah. Sementara itu, BLT Kesra Rp900 ribu juga tidak otomatis diterima hanya karena masyarakat berada di Desil 1 sampai 4.
BLT Kesra sebesar Rp900 ribu menjadi salah satu bantuan yang banyak ditunggu masyarakat. Namun, informasi mengenai pencairannya pada Oktober 2026 masih perlu mengacu pada pengumuman resmi pemerintah.
Desil 5 masih berpeluang menerima bansos
Masyarakat yang masuk Desil 5 juga masih memiliki peluang menerima bantuan sosial tertentu. Namun, tingkat prioritasnya berbeda dengan Desil 1 sampai 4.
Namun, peluang tersebut bergantung pada jenis program, kriteria penerima, kuota, serta hasil pemutakhiran data. Dengan demikian, Desil 5 tidak dapat langsung dianggap sebagai penerima atau bukan penerima bansos
Karena itu, masyarakat tidak bisa hanya melihat angka desil untuk memastikan apakah dirinya menerima bansos. Status penerima perlu dicek melalui laman resmi Kementerian Sosial.

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Cara cek desil dan penerima bansos
Masyarakat dapat mengecek desil dan status penerima bansos secara online melalui laman Cek Bansos Kemensos. Berikut caranya:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha.
- Klik “Cari Data”.
- Periksa informasi desil dan status bantuan yang tercatat.
Masyarakat juga perlu memastikan data kependudukan dan sosial ekonomi yang tercatat sudah sesuai. Jika terdapat ketidaksesuaian, pemutakhiran data dapat dilakukan melalui mekanisme yang tersedia.
Masyarakat perlu memastikan data yang digunakan sesuai dengan identitas pada KTP. Jika data belum sesuai atau terdapat perubahan kondisi sosial ekonomi, pemutakhiran data dapat dilakukan melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.