BRIN Dorong Inovasi Beri Nilai Tambah bagi Pembangunan

Indonesia Inventors Day (IID) 2026 di SMESCO Jakarta. Foto: Istimewa.

BRIN Dorong Inovasi Beri Nilai Tambah bagi Pembangunan

Kautsar Widya Prabowo • 6 October 2026 14:14

Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong hasil riset dan inovasi tidak berhenti pada tahap penemuan. Inovasi dinilai perlu terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan.

Hal itu disampaikan perwakilan BRIN, Driszal Fryantoni, dalam gelaran Indonesia Inventors Day (IID) 2026 di SMESCO Jakarta. Ajang tersebut berlangsung pada 3-6 Oktober 2026 dan mempertemukan lebih dari 2.000 inovator serta peserta dari Indonesia dan mancanegara.

“Tantangan berikutnya adalah bagaimana inovasi tidak berhenti pada tahap penemuan, tetapi dapat terus dikembangkan, dimanfaatkan, dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan,” ujar Driszal, dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa, 6 Oktober 2026. 

Menurut Driszal, forum seperti IID penting untuk mempertemukan hasil riset dan inovasi dengan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. Pertemuan tersebut diharapkan membuka peluang agar inovasi dapat dikembangkan lebih jauh dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Gedung BRIN. Foto: Humas BRIN.

IID 2026 menghadirkan 543 tim dari 21 negara, di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, dan Iran. Para peserta mempresentasikan hasil penemuan dan inovasi melalui pameran serta kompetisi.

Sementara itu, Presiden Perkumpulan Promosi Penemuan dan Inovasi Indonesia (INNOPA) Erricha Insan Pratisi mengatakan tema IID 2026, “Built by Idea, Shaped by People”, menggambarkan proses sebuah inovasi dari gagasan hingga berkembang menjadi solusi nyata. Ia harap agenda ini dapat memperkuat jejaring antara dunia pendidikan, riset, industri, pemerintah, investor, dan masyarakat.

“Kami ingin IID menjadi ruang bagi ide dan manusia untuk bertemu serta membangun kolaborasi yang melampaui batas negara,” ujar Erricha.

(Siti Yona Hukmana)