Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth. (Anadolu Agency)
Hegseth Perintahkan Militer AS Libur Sehari agar Prajurit Bisa Ikut Pemilu
Willy Haryono • 3 October 2026 18:34
Washington: Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth pada Jumat, 2 Oktober 2026, memerintahkan para komandan dan pengawas di seluruh jajaran militer untuk memberlakukan penghentian sementara kegiatan selama satu hari bulan ini agar para prajurit dapat menggunakan hak pilih mereka dalam pemilu sela.
Hegseth mengatakan dalam pesan video pada Jumat bahwa penghentian kegiatan tersebut harus dilakukan paling lambat 15 Oktober tahun ini dan akan diberlakukan setiap tahun pemilihan.
Pemilihan anggota Kongres AS dijadwalkan berlangsung pada 3 November. Namun, pemungutan suara melalui surat dan pemungutan suara oleh pemilih yang tidak dapat hadir secara langsung membuat pencoblosan lebih awal menjadi hal yang umum.
“Kami tidak meminta Anda harus memilih siapa, tetapi kami akan memberikan setiap kesempatan bagi Anda untuk melakukannya,” kata Hegseth, dikutip dari Anadolu Agency.
Menurut Hegseth, personel militer yang ditempatkan di luar negara bagian asal mereka dapat menghadapi kesulitan dalam memperoleh, mengisi, dan mengembalikan surat suara absen selama bertugas jauh dari rumah.
“Jadi, gunakan hari itu untuk mengisi surat suara absen Anda, membantu anggota keluarga Anda melakukan hal yang sama, atau pergi ke tempat pemungutan suara sendiri dan menggunakan hak Anda untuk memilih,” ujarnya.
Hegseth merujuk pada arahan Menteri Pertahanan saat itu, Lloyd Austin, pada 2021 yang memerintahkan penghentian sementara kegiatan di seluruh jajaran militer untuk membahas ekstremisme. Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai preseden untuk menghentikan sementara kegiatan normal.
Hegseth menggambarkan inisiatif tersebut sebagai bagian dari apa yang ia sebut sebagai Departemen Pertahanan yang “baru dan apolitis” di bawah Presiden Donald Trump. Menurutnya, kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memastikan personel militer memiliki kesempatan menggunakan hak pilih mereka.
“Sudah waktunya kita memprioritaskan hal itu di departemen ini, dan kita memperbaikinya di sini, sekarang juga,” katanya.
Baca juga: Hegseth Perintahkan Pentagon Lindungi Pemilu Sela AS dari Ancaman Asing