Kepala Basarnas Mohammad Syafii (tengah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/10/2026) malam. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)
Basarnas Tetap Lanjutkan Operasi SAR KM Virgo setelah 21 Hari Berjalan
Achmad Zulfikar Fazli • 3 October 2026 22:53
Banjarmasin: Basarnas tetap melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban KM Virgo Transport 8 setelah 21 hari berjalan untuk mencari 55 korban yang masih hilang. Namun, proses pencarian disesuaikan di tiga provinsi wilayah Banjarmasin, Palangka Raya, dan Pontianak.
“Operasi SAR tidak dihentikan, tidak ditutup. Karena kita masih meyakini bahwa mudah-mudahan di dalam kapal ini masih ada korban-korban yang bisa nanti kita evakuasi dan kita serahkan kepada keluarga dalam kondisi terhormat,” kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir dari Antara, Sabtu malam, 3 Oktober 2026.
Dia menegaskan perhatian khusus pemerintah tetap diarahkan pada upaya melakukan operasi terhadap korban KM Virgo Transport 8 semaksimal mungkin, termasuk pencarian dan evakuasi korban yang diyakini masih berada di dalam kapal.
“Karena itu, yang menjadi perhatian khusus pemerintah untuk bisa melakukan semaksimal mungkin operasi terhadap korban kapal Virgo yang belum ditemukan,” ujar Syafii.
_%20ANTARA_Firman.jpg)
Jenazah korban Kapal Virgo yang dievakuasi saat tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Minggu (20/9/2026). ANTARA/Firman
Setelah operasi SAR berlangsung 21 hari, Basarnas memutuskan pelaksanaan operasi SAR KM Virgo Transport 8 disesuaikan dan dialihkan kepada operasi SAR di wilayah Kantor SAR Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kantor SAR Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dan Kantor SAR Pontianak, Kalimantan Barat.
“Posko yang berada di Banjarmasin ini tidak berubah. Yang berubah adalah penyesuaian terkait dengan mungkin jumlah personel, tapi unsur-unsurnya saya rasa tidak akan mengalami perubahan,” kata Syafii.
Dia menegaskan posko SAR di Banjarmasin tetap menjadi posko yang menyelenggarakan operasi SAR dengan melibatkan seluruh unsur yang diperlukan dalam pelaksanaan pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8.
“Di posko ini tetap ada teman-teman dari seluruh unsur baik dari kesyahbandaran, kemudian teman-teman dari TNI, dari Kepolisian, kemudian juga dari pihak owner kapal, serta semua unsur,” ujar Syafii.
Hingga hari ke-21 operasi SAR, pukul 22.00 WITA, Sabtu, 3 Oktober 2026, Basarnas mengonfirmasi 188 orang telah ditemukan. Terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sedangkan 55 korban lain masih dalam pencarian.