Arsip foto - Warga memancing di Pantai Purnama, Kabupaten Gianyar, Bali. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Fase Bulan Baru Picu Potensi Air Laut Pasang di Pesisir Bali, Ini Wilayahnya
Silvana Febiari • 6 November 2026 10:17
Denpasar: Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar meminta masyarakat mewaspadai potensi air laut pasang di sejumlah pesisir Bali pada 8–11 November 2026. Fenomena tersebut dipicu oleh fase bulan baru.
“Potensi pasang air laut maksimum berbeda waktu hari dan jam di tiap wilayah,” kata Kepala BBMKG Wilayah III Cahyo Nugroho di Denpasar, Bali, dilansir Antara, Jumat, 6 November 2026.
Ia menjelaskan fase bulan baru diprakirakan terjadi pada Senin, 9 November 2026. Fenomena tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut.
Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, air laut pasang selama periode prakiraan 8–11 November berpotensi terjadi di wilayah pesisir selatan Kabupaten Jembrana, pesisir selatan Kabupaten Tabanan, pesisir Kabupaten Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, dan pesisir selatan Kabupaten Klungkung.

Ilustrasi - Awan mendung terjadi di pesisir pantai utara Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali. ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Adapun dampak peningkatan air laut pasang itu, berpotensi mempengaruhi aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Ia mengimbau masyarakat agar memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali dan aplikasi Info BMKG maupun melalui laman bbmkg3.bmkg.go.id atau maritim.bmkg.go.id.