Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Balai Kota. Foto: Antara.
DKI Bersiap Hadapi Potensi Curah Hujan Tinggi pada Februari 2027
Anggi Tondi Martaon • 5 November 2026 14:00
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan pihaknya bersiap untuk menghadapi curah hujan tertinggi. Diperkirakan, hal itu terjadi pada Februari 2027. Mitigasi banjir dipersiapkan.
“Hal yang berkaitan dengan antisipasi banjir, dari laporan BMKG diprakirakan curah hujan tertinggi pada bulan Februari dan akan ada curah hujan yang ekstrem,” kata Pramono dikutip dari Antara, Kamis, 5 November 2026.
Hal itu disampaikan Pramono usai Forum Koordinasi Pimpinan Daerah untuk mitigasi dan antisipasi kesiapsiagaan musim hujan di Balai Kota. Menurut dia, rapat itu membahas dengan detail tugas serta dukungan yang akan diberikan oleh seluruh pemangku kepentingan institusi yang ada di Jakarta.
Dia menyebut Ibu Kota diprakiraan berpotensi dilanda banjir besar pada awal atau pertengahan tahun depan. Sebab, curah hujan di Jakarta disebut tinggi.
Pramono menjelaskan potensi tersebut dipengaruhi oleh El Nino. Biasanya, musim hujan di Jakarta terjadi pada Oktober hingga beberapa bulan selanjutnya.
“Tetapi karena ada El Nino ini, maka curah hujannya menjadi menyempit, tapi volumenya sama. Sehingga tadi dalam rapat itulah yang kemudian dibahas secara detail,” ungkap Pramono.

Ilustrasi banjir. Foto: Medcom.id.
Pramono bersyukur dengan keterbukaan dan rasa saling mendukung yang terjalin antarpihak. Ia berharap, hal ini dapat membuat DKI Jakarta semakin siap menghadapi potensi tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan mitigasi banjir di Jakarta dilakukan dengan sejumlah upaya lain. Termasuk pembenahan sungai dan embung.