Demonstrasi Meluas di Eropa, Menlu Tata Imbau WNI Berhati-hati

Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir imbau WNI di Eropa untuk waspada. Foto: Metrotvnews.com

Demonstrasi Meluas di Eropa, Menlu Tata Imbau WNI Berhati-hati

Muhammad Reyhansyah • 22 October 2026 14:06

Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Eropa untuk berhati-hati, menjaga diri, dan tidak terlibat dalam urusan politik yang berkembang di negara tempat mereka tinggal. 

“Bagi warga negara Indonesia yang ada di Eropa tentunya kita meminta kepada mereka untuk berhati-hati, menjaga diri, dan tidak ikut-ikut campur dengan urusan politik yang berkembang di sana,” kata Menlu Tata, sapaan akrab Arrmanatha, saat ditemui awak media di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026.

Menlu Tata meminta WNI tetap berfokus pada aktivitas masing-masing, baik belajar maupun bekerja.

“Fokus kepada tugas-tugas mereka di sana, apakah yang belajar atau yang bekerja,” ujar Menlu Tata.

Imbauan tersebut disampaikan di tengah rangkaian demonstrasi di sejumlah negara Eropa yang berlangsung sejak September 2026. 

Mengutip laporan ABC News, demonstrasi bermula di Créteil, tenggara Paris, Prancis, pada 17 September ketika para guru memprotes kekurangan tenaga pengajar. 

Aksi kemudian muncul di Spanyol pada 26 September, Belgia pada 1 Oktober, Italia pada 5 Oktober, Portugal pada 10 Oktober, dan Albania pada 12 Oktober.

Meski berlangsung dalam periode berdekatan, demonstrasi di negara-negara tersebut memiliki pemicu yang berbeda. 

Selain persoalan pendidikan, aksi juga dipicu oleh kenaikan biaya hidup, pemangkasan layanan publik, dan krisis perumahan.

Di Spanyol, misalnya, persoalan keterjangkauan hunian menjadi salah satu pemicu demonstrasi, sedangkan di sejumlah negara lainnya tuntutan berpusat pada kondisi pendidikan dan kebijakan pemerintah.

(Fajar Nugraha)