Siklon Champi Picu Hujan Lebat di Kalimantan dan Gelombang Tinggi

Ilustrasi hujan. Foto: Freepik.com.

Siklon Champi Picu Hujan Lebat di Kalimantan dan Gelombang Tinggi

Lukman Diah Sari • 22 October 2026 11:58

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta melaporkan Siklon Tropis Champi telah memasuki wilayah pemantauan Indonesia. Siklon ini diprediksi memicu hujan lebat dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah Tanah Air.

Berdasarkan pemutakhiran data, Siklon Tropis Champi saat ini terpantau berada di Laut Filipina, sebelah timur laut perairan Filipina. Sistem cuaca ini diketahui berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96W.

"Prediksi, kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan menurun pergerakan ke arah barat-barat laut," sebut BMKG melalui keterangan resminya, Kamis, 22 Oktober 2026.

Siklon ini membawa dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di Indonesia dalam 24 jam ke depan, setidaknya hingga Jumat, 23 Oktober 2026. Menurut BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Barat bagian utara, dan Kepulauan Riau bagian utara.

Potensi Gelombang Tinggi

Selain potensi hujan lebat, Siklon Tropis Champi juga memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan timur Indonesia. Berikut adalah rincian proyeksi gelombangnya:

Wilayah terdampak Siklon Tropis Champi. (infobmkg)

Gelombang 1,25 hingga 2,5 Meter:

  • Perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud
  • Perairan utara Papua Barat Daya hingga Papua
  • Samudra Pasifik bagian utara mulai Papua Barat Daya hingga Papua

Gelombang 2,5 hingga 4 meter:

  • Laut Maluku
  • Samudra Pasifik utara Maluku
Masyarakat pesisir, nelayan, dan armada pelayaran yang beroperasi di wilayah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan. Informasi lebih lanjut terkait pemantauan siklon tropis dapat diakses melalui laman resmi tropicalcyclone.bmkg.go.id.

(Lukman Diah Sari)