Kemendag Catat 6.597 Pembeli Terdaftar di Trade Expo Indonesia 2026

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah

Kemendag Catat 6.597 Pembeli Terdaftar di Trade Expo Indonesia 2026

Eko Nordiansyah • 30 September 2026 21:12

Tangerang: Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat 6.597 pembeli dari 113 negara telah terdaftar mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

"Hingga hari ini sudah terdaftar sebanyak 6.597 buyer," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi di Kabupaten Tangerang, Banten, dikutip dari Antara, Rabu, 30 September 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 680 pembeli berasal dari India, sedangkan Tiongkok, Nigeria, dan Malaysia turut masuk dalam empat negara dengan jumlah pembeli terdaftar terbanyak pada TEI tahun ini.

Kemendag sebelumnya menargetkan TEI 2026 dikunjungi 8.000 pembeli dari berbagai negara. Dengan demikian, jumlah yang telah terdaftar hingga 30 September 2026 setara sekitar 82,46 persen dari target.

Targetkan transaksi Rp313,2 triliun

Kemendag juga menargetkan TEI 2026 diikuti 1.500 perusahaan sebagai peserta pameran dan dikunjungi 30 ribu pengunjung, dengan nilai transaksi mencapai USD17,5 miliar atau sekitar Rp313,2 triliun.

Fajarini mengatakan TEI menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan pelaku usaha dalam negeri dengan pembeli dari berbagai negara, terutama bagi eksportir baru yang ingin memperkenalkan produknya ke pasar global.

“Cukup dari Indonesia mereka sudah bisa langsung bertemu dengan buyer di seluruh dunia untuk mengenalkan dan menjual langsung,” ujar dia.
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Bagi eksportir yang telah memiliki pasar di luar negeri, lanjut dia, pertemuan dengan pembeli dari berbagai kawasan dapat dimanfaatkan untuk memperluas negara tujuan ekspor.

Untuk meningkatkan peluang transaksi, Kemendag pada penyelenggaraan tahun ini menjalankan penjajakan bisnis pra-pameran atau pre-business matching.

Fajarini menjelaskan peserta pameran yang telah mendaftar langsung diperkenalkan kepada calon pembeli di berbagai negara dan difasilitasi mengikuti penjajakan bisnis dalam sekitar satu bulan terakhir.

“Sehingga harapannya tentu nanti pada saat Trade Expo banyak yang sudah melakukan close deal,” ucap dia.

Selain penjajakan sebelum pameran, TEI 2026 akan menghadirkan business matching dan forum bisnis untuk mempertemukan peserta pameran dengan pembeli melalui pertemuan antarpelaku usaha yang telah dijadwalkan.

Kemendag juga bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di berbagai negara untuk mengundang mitra usaha dan calon pembeli menghadiri TEI.

Sementara itu, data resmi Kemendag mencatat TEI 2025 diikuti 1.619 perusahaan dan dikunjungi 34.550 orang dari 131 negara. Pembeli luar negeri tercatat 8.045 orang dari 130 negara.

Realisasi transaksi TEI 2025 mencapai USD22,83 miliar atau sekitar Rp408,6 triliun, melampaui target penyelenggaraan saat itu sebesar USD16,5 miliar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor Indonesia sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai USD167,03 miliar atau sekitar Rp2.989,4 triliun, meningkat 4,43 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

(Eko Nordiansyah)