Indonesia Perluas Pasar Ekspor ke Kawasan Afrika

Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Zelda Wulan Kartika (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.

Indonesia Perluas Pasar Ekspor ke Kawasan Afrika

Husen Miftahudin • 30 September 2026 19:59

Jakarta: Indonesia melihat kawasan Afrika sebagai pasar baru untuk memperluas perdagangan dan ekspor dalam negeri. Kawasan tersebut memiliki populasi besar yang mencapai sekitar 1,4 miliar jiwa.
 
Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Zelda Wulan Kartika mengatakan kawasan Afrika memiliki nilai strategis bagi Indonesia, terutama karena besarnya potensi pasar. Ia menyebut sejumlah produk ekspor yang masuk ke Afrika antara lain kelapa sawit, makanan dan minuman, serta produk manufaktur.
 
"Kawasan Afrika ini penting sekali karena ini merupakan pasar baru dengan populasi yang besar mencapai 1,4 miliar jiwa. Dan untuk produk ekspor Indonesia yang banyak dan kita masukkan ke kawasan Afrika ini antara lain kelapa sawit, makanan dan minuman, dan produk manufaktur," ucap Zelda dalam konferensi pers Trade Expo Indonesia 2026, Tangerang, Rabu, 30 September 2026.
 



(Aktivitas perdagangan internasional. Foto: Medcom.id)
 

Sawit hingga manufaktur sudah masuk pasar Afrika

 
Adapun sejumlah produk Indonesia yang telah dipasarkan ke kawasan Afrika antara lain kelapa sawit, makanan dan minuman, serta produk manufaktur.
 
Potensi pasar yang besar menjadi salah satu pertumbangan Indonesia untuk terus memperluas akses perdagangan dengan negara-negara di kawasan tersebut. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari langkah memperluas tujuan ekspor produk dalam negeri.
 
Selain potensi ekonomi, hubungan Indonesia dengan negara-negara Afrika memiliki kedekatan historis. Zelda mengatakan kedekatan tersebut telah terjalin sejak Konferensi Asia Afrika (KAA).
 
Kedekatan historis tersebut menjadi salah satu bagian dari hubungan Indonesia dengan negara-negara Afrika, sekaligus mendukung upaya memperkuat kerja sama perdagangan dan membuka akses pasar bagi produk ekspor Indonesia. (Tiaranissa Juliansyah). 

(Husen Miftahudin)