Listyo Minta Arahan Khusus dari Presiden usai Dilantik jadi KSP

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Foto: tangkapan layar.

Listyo Minta Arahan Khusus dari Presiden usai Dilantik jadi KSP

M Ilham Ramadhan Avisena • 1 October 2026 17:25

Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Listyo Sigit Prabowo akan meminta arahan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum menjalankan tugas barunya di lingkungan Istana. Setelah itu, ia akan menyesuaikan pelaksanaan tugas dengan fungsi dan kewenangan KSP serta menindaklanjuti arahan Kepala Negara.

"Yang jelas tentunya setelah ini saya akan meminta arahan secara khusus kepada Bapak Presiden dan tentunya sesuai dengan tupoksi yang ada di KSP, tentunya kita juga akan segera menyesuaikan," kata Listyo usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Listyo menegaskan kesiapannya untuk menyesuaikan diri dengan fungsi KSP, sekaligus mengawal implementasi kebijakan program prioritas Presiden. Ia belum memerinci bentuk tugas khusus yang akan dijalankannya karena masih akan meminta pengarahan langsung dari Prabowo.

"Namun demikian tentunya ada arahan-arahan khusus dari beliau yang tentunya akan segera kita tindak lanjuti," kata Listyo.


Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Foto: tangkapan layar.

Listyo resmi mengisi posisi KSP setelah sebelumnya diberhentikan secara hormat dari jabatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Meski kini menjabat di jajaran kementerian teknis kepresidenan, ia menegaskan statusnya masih sebagai perwira tinggi Polri aktif.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Listyo Sigit sebagai KSP menggantikan Dudung Abdurachman. Usai prosesi pelantikan, Listyo turut menerima penganugerahan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna atas pengabdiannya selama memimpin institusi Polri.

(Gabriella Thesa Widiari)