Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)
Oman Desak Iran dan AS Selesaikan Konflik, Serukan Keamanan Selat Hormuz
Willy Haryono • 27 September 2026 09:08
New York: Oman berkomitmen untuk terus menjaga keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz, seraya mendesak Iran dan Amerika Serikat (AS) menyelesaikan perselisihan mereka melalui penyelesaian politik berkelanjutan.
Dalam Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81 di New York, Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mengatakan konflik yang pecah awal tahun ini setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran telah mengancam keamanan kawasan serta mengganggu pelayaran dan perdagangan melalui jalur strategis tersebut.
Menurut Albusaidi, gangguan tersebut berdampak pada keamanan energi, harga, dan kepercayaan terhadap sistem internasional.
Mengutip dari Anadolu Agency, Minggu, 27 September 2026, Albusaidi mengatakan Oman berkomitmen melindungi pelayaran melalui Selat Hormuz sesuai dengan hukum internasional dan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).
Ia juga menyerukan semua pihak bekerja sama dengan Muscat untuk memastikan jalur pelayaran melalui titik strategis tersebut tetap terbuka, dengan tetap menghormati kepentingan negara-negara yang bergantung pada Selat Hormuz.
Menlu Oman juga mendesak Teheran dan Washington menyelesaikan perselisihan yang masih ada serta mengupayakan kesepahaman politik yang dapat menjadi jalan keluar berkelanjutan dari krisis.
Albusaidi turut menyampaikan solidaritas Oman kepada negara-negara tetangga atas langkah-langkah yang mereka ambil untuk melindungi keamanan, kedaulatan, dan integritas wilayah masing-masing.
Terkait Yaman, Albusaidi kembali menegaskan dukungan Oman terhadap penyelesaian politik yang menjaga persatuan, stabilitas, dan integritas wilayah negara tersebut.
Ia menyerukan seluruh pihak bekerja menuju kesepakatan yang melindungi kedaulatan Yaman serta hubungan negara tersebut dengan negara-negara tetangganya.
Baca juga: Bahrain Tolak Sistem Izin dan Pungutan Kapal di Selat Hormuz