22 Satwa Terdampak Karhutla Berhasil Diselamatkan, YIARI: Hanya Sebagian Kecil

Jasad seekor burung terdampak karhutla. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV

22 Satwa Terdampak Karhutla Berhasil Diselamatkan, YIARI: Hanya Sebagian Kecil

Muhamad Marup • 17 October 2026 16:16

Jakarta: Supervisor Medis Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitas Indonesia (YIARI), Adisa Prayoga, mengungkapkan, pihaknya berhasil menyelamatkan 22 satwa terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski begitu, jumlah tersebut hanya sebagian kecil saja.

"Itu hanya ada 22 satwa saja di antaranya lutung, bekantan, trenggiling, kukang. Kenapa saya bilang hanya sebagian kecil," ujar Adisa, dalam program Meet Nite Live Metro TV, Jumat, 17 Oktober 2026.

Adisa menyebut, kondisi hewan terdampak beragam. Kebanyakan terdapat luka bakar derajat 1 hingga 2.

Selain itu, lanjutnya, ia juga pernah menemukan bekas gigitan anjing pada orang utan. Lahan terbakar membuat orang utan tersebut masuk ke perkebunan masyarakat sehingga berkelahi dengan anjing.

Supervisor Medis Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), Adisa Prayoga dalam program Meet Nite Live. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV

"Satu kemarin ada gangguan pernapasan, tapi sayangnya kita tidak bisa selamatkan karena kondisinya sudah sangat parah ketika ditemukan," tambahnya.

Selain proses perawatan, Adisa menilai, proses pelepasliaran menjadi tantangan tersendiri. Karhutla yang cukup masif mempersulit penentuan area lokasi yang aman bagi orang utan.

"Kami mencari lokasi yang sesuai karena kebakaran di hutan Ketapang cukup masif sehingga sulit mencari area lokasi yang aman," jelasnya.

Ia memaparkan, sebanyak delapan orang utan terdampak kebakaran hutan dan lahan berhasil dilepasliarkan. Delapan orang utan tersebut dievakuasi dari lokasi berbeda, tapi semua terdampak karhutla.

"8 individu orang utan berhasil dilepasliarkan. Lokasi berbeda-beda tapi semua terdampak karhutla," Katanya.

(Muhamad Marup)