Fotografer asal Palangka Raya, Dicky Widy dalam program Meet Nite Live. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV
Viral Foto 'Napas Tercekik, Empati Terusik' saat Karhutla, Ini Inspirasinya
Muhamad Marup • 17 October 2026 15:32
Jakarta: Fotografer asal Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Dicky Widy, mengungkap inspirasi foto viral 'Napas Tercekik, Empati Terusik'. Foto itu memotret kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipadukan dengan simbol dan pose teatrikal.
"Lahir dan tinggal di Palangka Raya, kabut asap itu sangat dekat dengan kehidupan saya. Saya merasa terpanggil untuk membuat sesuatu dan sebagai fotografer saya merasa punya medium yang saya kuasai untuk mengangkat visual itu agar bisa dilihat banyak orang," ujar Dicky, dalam program Meet Nite Live Metro TV, Jumat, 16 Oktober 2026.
Ia mengatakan, tujuan dari karya foto tersebut untuk menunjukkan pada masyarakat di luar Kalimantan terkait dampak Karhutla. Dengan demikian, dampak karhutla bisa segera ditangani.
"Ini loh yg kami rasakan di Kalteng, mungkin sedikit banyak bisa membantu kami di Kalimantan agar orang-orang di luar sana bisa melihat keadaan kami di sini," jelasnya.
.jpg)
Salah satu karya gotografer asal Palangka Raya, Dicky Widy dalam program Meet Nite Live. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV
Tema 'Napas Tercekik, Empati Terusik' dipilih karena menggambarkan situasi yang ada di Kalimantan. Seharusnya bernapas merupakan sebuah kebebasan, tapi justru menjadi kekhawatiran.
Di sisi lain, foto juga menjadi medium untuk mempertanyakan kembali terkait karhutla, terutama kepada masyarakat di Kalimantan. Tak sedikit anggapan di masyarakat bahwa karhutla adalah hal biasa.
"Karhutla bukan hal biasa, meski sering terjadi dari tahun ke tahun, tapi bernapas adalah hak manusia," katanya.
"Harapan saya semoga cepat turun hujan. Orang-orang yang beraktivitas di luar bisa kembali bekerja dengan normal. Lansia, balita, bisa kembali normal juga kesehatan tidak seperti sekarang ada yang kena ispa dan lain-lain," ucapnya.