Bahlil Sebut Target Lifting Minyak 605 Ribu Barel per Hari Tercapai

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Metrotvnews.com/Kautsar

Bahlil Sebut Target Lifting Minyak 605 Ribu Barel per Hari Tercapai

Kautsar Widya Prabowo • 3 November 2025 15:59

Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto, target lifting minyak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 telah tercapai. Hingga awal November 2025, produksi minyak nasional sudah menembus 605 ribu barel per hari atau melampaui target pemerintah.

“Alhamdulillah, sekarang lifting kita per hari ini, dari Januari sampai dengan November, sudah mencapai 605 ribu lebih barel per day. Target APBN kan 605 ribu barel, jadi sekarang sudah melampaui target,” kata Bahlil usai bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin, 3 November 2025.

Selain soal lifting minyak, Bahlil melaporkan perkembangan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor energi. Dia menyebut realisasi PNBP Kementerian ESDM sudah mencapai sekitar 74 hingga 75 persen dari total target Rp260 triliun yang ditetapkan dalam APBN 2025.
 

Baca Juga: 

Percepat Perizinan, Bahlil Minta Lifting Migas Digenjot



Dalam kesempatan itu, Bahlil memaparkan progres program listrik desa. Sesuai arahan Presiden, pemerintah menargetkan seluruh desa dan dusun di Indonesia sudah teraliri listrik pada 2029–2030.

“Dari total 5.700 desa dan 4.400 dusun, semuanya harus selesai dalam target waktu tersebut. Kami sudah mulai meresmikan beberapa di antaranya,” ujar Bahlil.

Bahlil juga menyampaikan kabar baik terkait kedaulatan energi nasional. Dia memastikan pada 2026, Indonesia tidak akan lagi mengimpor solar, seiring dengan rampungnya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) kilang Balikpapan yang dijadwalkan diresmikan pada 10 November 2025.

“Kalau kita dorong B50 lagi ke depan, berpotensi suplai solar kita bisa surplus dan bahkan bisa ekspor,” jelas Bahlil.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)