Jubir KPK Ali Fikri/Medcom.id/Fachri.
KPK Hormati Asumsi Terkait Penjegalan Anies
Fachri Audhia Hafiez • 25 June 2023 23:31
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ogah menanggapi lebih jauh soal adanya asumsi upaya menjegal bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan melalui perkara di Lembaga Antikorupsi. Namun, asumsi itu dihargai sepenuhnya.
"Sekali pun kami hargai itu sebagai suatu hak kebebasan berpendapat," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri saat dihubungi Medcom.id, Minggu, 25 Juni 2023.
Ali menekankan KPK tak akan terpengaruh dengan berbagai tudingan politik. Ia menjamin setiap proses hukum yang bergulir di Lembaga Antikorupsi sudah sesuai dengan prosedur.
"Karena kerja penegakan hukum berdasarkan alat bukti dan fakta, bukan opini ataupun asumsi," ucap Ali.
Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana menyoroti penanganan kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E di KPK. Dia menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera menjadi tersangka dalam kasus tersebut.
Dalam pernyataannya, sejumlah pakar juga meyakini Anies bakal ditersangkakan melalui kasus itu. Menurutnya, KPK bakal dijadikan alat untuk menjegal lawan politik pemerintah.
Eks Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menuturkan penjegalan terhadap Anies Baswedan membuktikan boroknya KPK. Lembaga Antirasuah dinilai tak lagi sejalan dengan muruahnya.
"Dari yang sangat independen, menjadi sangat tidak independen. Dari yang tidak punya conflict of interest, jadi sarat conflict of interest," kata Saut Situmorang dalam diskusi virtual Crosscheck Metrotvnews.com bertajuk ‘Anies akan Diambil KPK? Ini Skenarionya’, Minggu, 25 Juni 2023.