Kementerian PKP Siapkan Rp2,2 Triliun untuk Hunian Tetap Pascabencana Sumatra

Menteri PKP Maruarar Sirait. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Kementerian PKP Siapkan Rp2,2 Triliun untuk Hunian Tetap Pascabencana Sumatra

Anggi Tondi Martaon • 18 June 2026 17:23

Jakarta: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menyiapkan Rp2,2 triliun untuk percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) pascabencana Sumatra. Seluruh aspek yang diperlukan untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap pascabencana sudah disiapkan.

“Kesiapan kebijakan sudah siap, program dan anggaran juga sudah disiapkan dengan nilai sekitar Rp2,2 triliun. Desain hunian tetap beserta prasarana, sarana, dan utilitasnya juga sudah siap menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan bata interlock presisi,” ujar Ara dikutip dari Antara, Kamis, 18 Juni 2026.

Ara menjelaskan pemerintah daerah juga telah membantu proses penyediaan lahan. Sehingga, pelaksanaan pembangunan dapat segera berjalan.

Baca Juga :

Pemulihan Sumatra Pascabencana, Pemerintah Kembali Salurkan Bantuan Rp967,5 Miliar

Kementerian PKP juga menyiapkan sumber daya manusia pendukung di masing-masing wilayah terdampak. Yakni, 57 personel di Aceh, 35 personel di Sumatra Utara, dan 30 personel di Sumatra Barat.

Dalam pelaksanaannya, Menteri PKP menyarankan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pelibatan tersebut diperlukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai tata kelola yang baik.

Menteri PKP, Maruarar Sirait (Ara). Foto: Antara.

Selain itu, Ara menjelaskan pembangunan Huntap menggunakan teknologi RISHA dan bata interlock presisi. Sebab, telah banyak digunakan dalam berbagai program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Indonesia. 

RISHA akan digunakan untuk pembangunan huntap komunal di Aceh dan Sumatra Utara. Sedangkan bata interlock presisi akan digunakan di Sumatra Barat

(Anggi Tondi)